Terbit: 2 Mei 2018 | Diperbarui: 3 Mei 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Banyak orang yang berkata bahwa perut kenyang bisa membuat kita lebih mudah mengantuk. Hanya saja, pakar kesehatan menyarankan kita untuk memberikan jeda sekitar 2 atau 3 jam diantara waktu makan dan waktu tidur karena dianggap kurang baik bagi kesehatan. Sebenarnya, apakah berbahaya jika kita tidur dengan kondisi perut yang masih kekenyangan?

Ini yang Terjadi Jika Kita Tidur Dengan Perut Kekenyangan

Pakar kesehatan menyebutkan bahwa dampak pertama yang akan kita alami jika tidur dengan perut kekenyangan adalah risiko untuk mengalami kenaikan berat badan. Hal ini disebabkan oleh tubuh yang berada dalam mode istirahat justru dipenuhi dengan makanan yang harus dicerna. Organ pencernaan yang seharusnya ikut beristirahat pun akhirnya tak mampu mencerna makanan dengan maksimal sehingga makanan pun hanya akan diubah menjadi tumpukan lemak dalam tubuh.

Dr. Stevan Feinsilver yang berasal dari Icahn School of Medicine, New York, Amerika Serikat, menyarankan kita untuk tidak tidur dengan perut dalam kondisi kekenyangan. Jika sampai hal ini terjadi, maka kita pun akan kesulitan untuk tidur dengan nyenyak. Hal ini disebabkan oleh organ tubuh yang kebingungan dengan keberadaan makanan yang harus dicerna sehingga membuat tubuh tidak benar-benar bisa terlelap.

Dr. Feinsilver juga menyebut tidur dengan kondisi perut kekenyangan akan membuat kita gelisah saat tidur, mudah terbangun di tengah malam, sehingga akan membuat tubuh dan suasana hati menjadi tidak segar dan letih saat bangun keesokan harinya.

Melihat adanya fakta ini, pastikan untuk tidak mengonsumsi makanan apapun, termasuk camilan dekat dengan waktu tidur malam ya.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi