9 Makanan Penambah ASI & Tips Memperbanyak ASI (Terbukti Efektif)

Doktersehat-obat-batuk-untuk-ibu-menyusui
Photo Credit: Flickr.com/socialmediasl444

DokterSehat.Com– Anda sedang menyusui? Coba konsumsi makanan penambah air susu ibu (ASI). ASI mengandung semua nutrisi utama yang diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan otak bayi baru lahir. Oleh karena itu, sangat penting mengonsumsi makanan penambah ASI dan mengetahui cara memperbanyak ASI.

Makanan Penambah ASI Jadi Lebih Lancar

Ada banyak pilihan makanan terbaik untuk meningkatkan produksi ASI. Selain itu, konsumsi makanan yang tepat juga sangat bagus untuk menyehatkan tubuh ibu. Berikut beberapa makanan penambah ASI yang bisa dikonsumsi:

1. Oatmeal

Oatmeal mudah disiapkan sebagai makanan pelancar ASI karena:

  • Oatmeal dianggap mengendalikan diabetes selama pasca-kehamilan.
  • Oatmeal penuh dapat menambah energi.
  • Mengandung serat dan baik untuk pencernaan.
  • Makan semangkuk bubur oeatmeal untuk sarapan. Jika buur oatmeal tidak membangkitkan selera, Anda dapat mencoba membuat kue gandum.

2. Pepaya muda

Pepaya muda adalah bagian dari masakan Asia Selatan. Berikut manfaat pepaya sebagai makanan pelancar ASI:

  • Pepaya telah digunakan sebagai obat penenang alami, yang dapat membantu Anda untuk rileks dan memberi makanan pada bayi lebih baik.
  • Cobalah pepaya muda dijadikan sebagai salad Asia Selatan atau campurkan dengan mie.

3. Daun bayam dan buah bit

Kandungan saun bayam dan buah bit kaya akan zat besi, kalsium dan asam folat sebagai pelancar ASI. Berikut manfaat yang bisa ibu dapatkan dari mengonsumsi keduanya:

  • Penting untuk mengembalikan ibu yang menderita anemia.
  • Membantu membuat bayi Anda kuat.
  • Daun bayam dan bit mengandung agen detoksifikasi.
  • Bayam mengandung bahan kimia tanaman tertentu yang dapat membantu mencegah kanker payudara.
  • Sertakan daun-daun ini dalam sup saart makan siang.
  • Ingatlah untuk makan bayam dalam jumlah sedang karena terlalu banyak dapat menyebabkan diare pada bayi.

4. Biji wijen hitam

Biji wijen hitam adalah sumber kalsium yang kaya dan diyakini meningkatkan suplai air susu ibu. Berikut cara mengolah dan mengonsumsi biji wijen bagi ibu menyusui:

  • Blender biji wijen dengan susu, gula dan almond.
  • Gunakan biji wijen hitam dalam jumlah terbatas.

5. Wortel

Minum segelas jus wortel saat sarapan atau makan siang akan memberikan manfaat tak terhinngga dalam laktasi. Ini beberapa manfaat wortel sebagai makanan penambah ASI:

  • Wortel memiliki kualitas meningkatkan laktasi.
  • Wortel mengandung Vitamin A yang melengkapi laktasi dan meningkatkan kualitas susu Anda.
  • Anda dapat mengonsumsi wortel mentah, dikukus atau bahkan dimasak menjadi sup.
  • Cobalah bubur wortel yang tambahkan dengan susu hangat dan gula.

6. Air dan jus

Minum air dan jus dapat meningkatkan laktasi dan meningkatkan produksi ASI secara alami. Dapatkan juga beberapa manfaat berikut ini:

  • Mencegah Anda dari dehidrasi dan mengganti cairan yang hilang selama menyusui.
  • Minumlah segelas air ketika haus atau bahkan sebelum mulai menyusui bayi Anda.

7. Asparagus

Asparagus dianggap sebagai makanan yang harus dikonsumsi ibu menyusui. Alasannya, ada banyak khasiat dan manfaat asparagus yang akan dirasakan oleh ibu menyusui, seperti:

  • Makanan berserat tinggi.
  • Tinggi Vitamin A dan K.
  • Membantu merangsang hormon pada ibu menyusui yang penting untuk laktasi.

Cara mengolah asparagus sangat mudah, yaitu dengan merebus asparagus dengan susu. Saring dan minum untuk meningkatkan produksi susu yang lebih baik.

8. Ubi Jalar

Ubi jalar adalah sumber utama potasium. Ubi memiliki energi untuk menghasilkan karbohidrat yang diperlukan untuk melawan kelelahan. Ubi jalar mengandung vitamin C, vitamin B-kompleks, dan mineral relaksan otot (magnesium).

Tertarik mendapatkan beragam manfaat ubi jalar sebagai makanan penambah ASI? Begini cara mengolahnya:

  • Makanlah ubi jalar untuk diet rendah serat.
  • Buat ubi menjadi smoothie dari apel dan ubi panggang.
  • Jadikan ubi jalar sebagai puding untuk pencuci mulut.

9. Susu Sapi

Susu sapi mengandung kalsium dan EFA yang dapat meningkatkan laktasi.

Apabila rutin mengonsumsi susu sapi selama menyusui, Anda akan membantu bayi terhindar dari alergi terhadap susu sapi. Minum susu sapi setidaknya dua hingga tiga gelas dalam diet Anda.

Baca juga: Penyebab Puting Lecet saat Menyusui dan Cara Mengatasinya

Tips Memperbanyak ASI Secara Alami dan Tanpa Obat

Setiap ibu pasti ingin memiliki ASI yang melimpah untuk mencukupi kebutuhan ASI si kecil. Salah satu cara yang sering dilakukan ibu adalah dengan mengonsumsi makanan yang membantu agar ASI banyak.

Selain mengonsumsi makanan penambah ASI, perawatan payudara yang tepat juga dapat meningkatkan produksi ASI. Berikut yang bisa ibu lakukan:

1. Rajin memijat dan membersihkan payudara

Merangsang produksi ASI ternyata bisa dilakukan sejak masa kehamilan. Ketika memasuki trimester ke-3, Anda bisa mulai rajin membersihkan puting susu agar jalan keluar ASI menjadi lebih lancar. Caranya, bersihkan puting payudara hingga ke bagian lipatan puting dengan baby oil sebelum mandi. Setelah itu bersihkan dengan air dan sabun lalu keringkan dengan baik.

2. Menyusui setiap 2-3 jam sekali

Semakin banyak menyusui, ASI akan semakin sering diproduksi. Lakukan menyusui dengan rutin setiap 2-3 jam sekali hingga bayi kenyang, maka otak akan mengirim sinyal untuk memproduksi ASI sesuai dengan kebutuhan bayi. Biasakan menyusui hingga habis satu payudara lalu ganti ke payudara yang lain.

3. Rutin memompa payudara

Jika si kecil sedang tidur sementara payudara Anda sudah penuh, maka sebaiknya kosongkan isi payudara Anda dengan memompa atau memerahnya. Memompa payudara bukan hanya berguna untuk menjaga stok ASI perah, namun juga berguna untuk menjaga stabilitas produksi ASI.

4. Mengompres payudara

Ada kalanya payudara mengeras karena penuh ASI, namun Anda belum bisa menyusu atau memerahnya. Untuk mengatasinya, Anda bisa mengompres payudara dengan handuk yang sudah dibasahi dengan air hangat. Cara ini membantu payudara melunak sehingga ASI dapat keluar lebih lancar.

Baca Juga: Tips Menyusui Setelah Operasi Caesar

Selain cara di atas, Anda juga dapat memperbanyak ASI dengan menyusui menggunakan metode skin to skin contact. Caranya, lepas baju si kecil saat menyusu sehingga Anda bisa mendapatkan kontak langsung dengan kulit bayi. Cara ini dapat membantu meningkatkan bonding antara ibu dan bayi dan baik bagi perkembangan bayi.

Demikian penjelasan makanan penambah ASI dan tips meningkatkan ASI. Semoga bermanfaat, ya, Bunda!