Terbit: 24 Februari 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Saat hamil ibu mengalami banyak perubahan fisik dan sistem tubuh. Perubahan tersebut terjadi seperti pada peningkatan volume darah, peningkatan kebutuhan vitamin dan mineral serta peningkatan sisem sirkulasi darah dan pernafasan. Selain itu perubahan juga terjadi pada sistem pencernaan ibu hamil. Hal ini yang menyebabkan ibu mengalami perubahan pada nafsu makan dan indra pengecapan serta dapat menyebabkan ibu hamil mengalami mual dan muntah.

Ini Tips agar Makanan Ibu Hamil tidak membuat Mual dan Muntah

Mual dan muntah umum dirasakan ibu hamil utamanya pada awal kehamilan. Krena pada masa awal kehamilan, tubuh ibu baru mulai beradaptasi dengan berbagai perubahan fisik dan sistem dalam tubuhnya. Namun saat hamil kebutuhan asupan makanan dan zat gizi ibu terus meningkat, sehingga apabila ibu mengalami mual dan muntah tentu akan menganggu penyerapan asupan gizi ibu. Maka dari itu ibu hamil harus mengatur agar tidak terjadi mual dan muntah pada dirinya.

Salah satu hal yang menyebabkan terjadinya mual dan muntah adalah dari segi jenis makanan. Pemilihan jenis makanan yang tepat akan mencegah ibu untuk merasa mual. Beberapa jenis makanan dan tips yang dapat dilakukan ibu adalah :

  • Makanan dalam bentuk kering
  • Makanan kering tidak akan merangsang pencernaan ibu hamil sehingga rasa mual dapat dikurangi dengan mengonsumsi makanan dalam bentuk kering misalnya biskuit.

  • Jahe
  • Beberapa studi menyarankan untuk ibu mengonsumsi jahe agar terhindar dari mual dan muntah. Jahe baik dalam bentuk air jahe atau kue jahe akan memberikan rasa hangat pada tubuh dan tidak terlalu berbau sehingga pencernaan ibu tidak terganggu.

  • Menghindari minum bersamaan dengan makan
  • Minum bersamaan dengan makan akan membuat pencernaan terasa penuh dan menyebabkan mual. Sebaiknya beri selang waktu setengah hingga satu jam untuk minum sebelum atau setelah makan.

  • Makan dengan porsi kecil
  • Beberapa ibu hamil tidak bisa mengatasi mual dan muntah yang cukup hebat terjadi. Untuk itu ibu sebaiknya tetap makan namun dalam porsi kecil dan lebih sering. Misalnya makan atau ngemil dalam 1-2 jam sekali. Maka dari itu asupan makanan dan zat gizi ibu tetap tercukupi.

Agar asupan makanan ibu dapat mencukupi kebutuhannya sebaiknya ibu mengindari terjadinya mual dan muntah. Beberapa cara diatas dapat dicoba agar ibu tetap dapat memenuhi kebutuhan zat gizinya selama kehamilan.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi