Ini Pilihan Makanan Untuk Mengatasi Hipoglikemia

gula-cair-doktersehat
Photo Credit: flickr.com/Bald Monk

DokterSehat.Com-Pada penderita diabetes kita kerap menganggap bahwa kondisi yang membahayakan adalah saat kadar gula tubuhnya tinggi. Padahal, ada kondisi lain yang juga sama berbahayanya, bagi penderita diabetes, yaitu hipoglikemia.

Kondisi lemas, gemetar hingga ingin pingsan umum terjadi pada semua orang jika kadar gula tubuhnya sedang rendah. Namun pada penderita diabetes, kondisi ini adalah salah satu tanda hipoglikemia dan harus segera ditangani dengan pemberian makanan yang tepat.

Berdasarkan data dari National Institute Diabetes and Digestiver and Kidney Diseases (NIDDK), hal ini bisa terjadi disebabkan adanya penggunaan obat yang tidak tepat jadwal atau asupan makanan yang ditunda dalam waktu lama.

Beberapa gejala terjadinya hipoglikemia adalah munculnya rasa lapar, badan gemetar, berkeringat, gugup, mulai merasa pusing, lemas, kesulitan berbicara hingga tidak sadar.

Kondisi tidak sadar akibat hipoglikemia sangat berbahaya karena akan menyebabkan kadar gula darah dalam plasma menjadi sangat rendah.

Untuk itu, saat penderita diabetes mulai menunjukkan gejala diatas sebaiknya kita memberikan makanan atau minuman yang dapat mengatasi hipoglikemia. Menurut pakar kesehatan Nikolaos Katsilambros dalam bukunya, makanan yang bisa diberikan adalah makanan karbohidrat atau glukosa mudah cerna, seperti:

  1. 1 sendok makan gula pasir yang dilarutkan dalam air putih, atau air hangat.
  2. Sepotong roti tawar putih
  3. 1 sendok makan madu atau sirup gula/jagung
  4. 1-2 sendok makan selai buah
  5. 1 gelas kecil (<200 ml) jus manis atau minuman ringan yang manis
  6. 1 gelas kecil susu rendah lemak
  7. 15-20 gram glukosa, berupa tablet yang mungkin dimiliki penderita diabetes.

Bahan makanan diatas merupakan bahan makanan yang mudah diserap oleh tubuh sehingga kadar gula darah tubuh penderita dapat naik dengan cepat.

Perlu diketahui, bahwa pada beberapa kondisi tertentu, jika penderita sudah tidak sadar akibat hipoglikemia, maka pemberian suntikan glukagon yang dianjurkan dilakukan. Untuk itu penanganan hipoglikemia dengan tepat akan mengurangi risiko keparahan.

Namun yang paling penting, tentu penderita diabetes harus menghindari terjadinya hipoglikemia dengan makanan tepat jadwal, jumlah dan jenis ya.