Terbit: 22 April 2018 | Diperbarui: 23 April 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Boneka bisa jadi merupakan salah satu permainan favorit anak, khususnya anak perempuan. Tak heran jika anak-anak sangat antusias jika di toko boneka sudah hadir koleksi terbaru dari tokoh kesayangan anak. Sebenarnya, apa sih manfaat bermain boneka bagi anak?

Ini Manfaat Bermain Boneka Bagi Anak-Anak

Photo Credit: Patrick Quinn-Graham

Manfaat bermain boneka bagi anak

1. Meningkatkan keterampilan sosial
Bermain boneka bisa dilakukan sendirian, dengan Anda maupun dengan teman-teman. Ketika bermain boneka bersama yang lain, si kecil belajar untuk berbagi dan berkomunikasi dengan anak-anak lain.

2. Mengembangkan imajinasi anak
Ketika anak bermain boneka, ia akan mengggunakan imajinasinya untuk merangkai cerita. Ia dapat membayangkan dirinya menjadi pilot, dokter, atau tentara, bahkan mungkin si kecil membayangkan tentang serangan dinosaurus di tempat bermainnya.

3. Mengembangkan empati
Bermain boneka dapat membantu mengembangkan empati si kecil dengan mengolah emosinya. Dengan bermain boneka, bisa menjadi cara anak berlatih untuk meningkatkan kepedulian pada orang-orang di sekitarnya dan bertanggung jawab pada mainnanya.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Family Fest - Advertisement

4. Meningkatkan kemampuan berbicara
Saat bermain boneka, anak jadi sering berkomunikasi dengan teman-temannya. Terutama jika bermain menggunakan boneka yang dapat mengeluarkan suaranya. Dengan demikian, kemampuan berbahasa anak juga dapat meningkat seiring dengan seringnya mereka bermain.

Yang perlu diperhatikan orang tua ketika si kecil bermain boneka

Bermain boneka memiliki banyak manfaat bagi si kecil, namun sebagai orang tua tetap perlu memerhatikan kegemaran anak satu ini. Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:

1. Pilih boneka sesuai usia si kecil
Ketika anak masih kecil, sebaiknya pilih boneka yang agak besar dan berbahan aman sehingga menghindari anak menelan bagian dari boneka tersebut. Ketika anak sudah berusia di atas 3-4 tahun, Anda bisa memberinya mainan dengan ukuran lebih kecil, lebih detail dan sesuai dengan usianya.

2. Pilih boneka sesuai jenis kelamin anak
Boneka identik dengan mainan anak perempuan. Namun anak laki juga boleh memiliki mainan boneka seperti tokoh superhero, boneka binatang, atau berikan anak mainan action figure dan miniatur.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi