Terbit: 4 April 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Teknologi touchscreen atau layar sentuh kini makin marak digunakan. Selain lebih praktis, teknologi touchscreen juga lebih irit karena tidak membutuhkan banyak kertas dan alat tulis. Namun bagi anak-anak, penggunaan teknologi layar sentuh dapat membuat anak-anak kesulitan memegang pensil yang berakibat pada kemampuan menulis dan menggambar.

Ini Efek Penggunaan Teknologi Touchscreen pada Anak

Pengaruh teknologi touchscreen bagi kemampuan motorik anak

Penggunaan teknologi layar sentuh pada telepon genggam dan tablet pada anak ternyata memengaruhi kemampuan motorik halus anak. Pakar pediatrik mengingatkan bahwa anak-anak yang sering menggunakan gawai dikhawatirkan memiliki gangguan dalam menggenggam pensil atau bolpen dengan baik.

“Anak-anak datang ke sekolah dengan kekuatan dan keterampilan tangan yang berbeda dibanding anak-anak pada 10 tahun lalu,” jelas Sally Payne, kepala terapis pediatrik di Heart of England foundation NHS Trust kepada The Guardian.

Payne mengamati bahwa anak-anak sekarang ketika diberi pensil, mereka kesulitan untuk memegang dan mengarahkannya. Ia menduga lemahnya kemampuan fundamental ini karena anak-anak lebih sering menggunakan teknologi layar sentuh.

“Untuk bisa menjepit pensil dan menggunakannya, Anda membutuhkan kendali otot yang baik pada jari-jari. Anak-anak sekarang kehilangan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan ini karena teknologi,” imbuh Payne.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Family Fest - Advertisement

Dilansir dari Science Alert, gangguan menulis karena kemampuan motorik adalah hal yang nyata dan perlu diwaspadai oleh orang tua. Gangguan tersebut dikenal dengan istilah motor dysgraphia.

Mellissa Prunty, terapis pediatrik dari Brunel University London mengungkapkan bahwa kemampuan menulis tangan adalah kemampuan yang sangat individual bagi setiap anak. Ia berharap ada penelitian yang mengamati menurunnya kemampuan anak untuk menulis dan menggenggam pensil. Tanpa penelitian tersebut, orang tua dan pendidik tidak akan menaruh perhatian pada hubungan antara teknologi dengan kemampuan motorik anak.

Nah bagaimana dengan putra-putri Anda, Mom? Sudah lancar menulis?


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi