Terbit: 6 Mei 2018 | Diperbarui: 7 Mei 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Pil KB merupakan salah satu alat kontrasepsi yang banyak dipilih oleh para wanita. Selain mudah dilakukan, pil KB juga mudah didapat dengan harga tejangkau. Namun ada juga para wanita yang merasa kerepotan harus mengikuti jadwal minum pil KB yang teratur sehingga ingin mengganti pilihan alat kontrasepsi. Lalu, apa yang terjadi pada tubuh wanita jika berhenti mengonsumsi pil KB?

Ini Efek Berhenti Minum Pil KB pada Tubuh Wanita

Efek berhenti minum pil KB pada tubuh wanita

Pil KB adalah alat kontrasepsi hormonal yang bertujuan untuk mencegah kehamilan. Pil KB mengandung kombinasi hormon, di antaramya hormon estrogen dan progestin. Berhenti mengonsumsi pil KB dapat menimbulkan beberapa efek samping, di antaranya:

1. Perubahan siklus menstruasi

Salah satu dampak yang mudah diamati ketika berhenti minum pil KB adalah perubahan siklus menstruasi. Jika saat mengonsumsi pil KB siklus menstruasi Anda normal, setelah berhenti minum pil KB mungkin siklus menstruasi Anda jadi tidak teratur. Perubahan ini bisa memakan waktu beberapa bulan hingga kembali normal.

2. Kemungkinan hamil lebih besar

Ketika berhenti mengonsumsi pil KB, peluang Anda untuk hamil jadi semakin besar. Jika Anda masih ingin menunda kehamilan, maka sebaiknya segera gunakan alat kontrasepsi lainnya seperti kondom. Namun jika Anda memang ingin merencanakan kehamilan, maka Anda bisa hamil dalam waktu kurang dari 6 bulan.

3. Jerawat

Jika setelah berhenti minum pil KB Anda mulai berjerawat, maka Anda tidak perlu khawatir. Hal ini adalah hal yang normal dan banyak dialami oleh sebagian besar wanita. Penggunaan pil KB dapat mengurangi jerawat karena menurunkan kadar androgen, hormon yang menghasilkan minyak pada kulit.

4. Nyeri saat masa subur

Pil KB bertugas untuk mencegah Anda mengalami ovulasi atau masa subur. Karena itu jika saat berhenti minum pil KB Anda merasa nyeri di saat ovulasi, hal ini disebabkan karena perubahan hormon yang drastis. Selain nyeri saat ovulasi, Anda mungkin akan mengalami keputihan yang berlebihan.

Bagi Anda yang ingin berhenti minum pil KB sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter kandungan Anda untuk menyesuaikan dengan kondisi badan Anda. Beberapa efek samping dari berhenti minum pil KB ini tidak berbahaya, sehingga Anda tidak perlu cemas untuk mengganti alat kontrasepsi atau segera memulai porgram hamil.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi