Terbit: 28 Februari 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Dengan semakin berkembangnya zaman, pola penyakit yang semakin banyak dialami orang juga semakin beruabah. Dulu penyakit yang menjadi penyebab utama kematian banyak orang adalah penyakit tidak menular. Sedangkan sekarang, seiring berkembangnya zaman penyakit yang menjadi penyebab kematian terbanyak adalah penaykit tidak menular. Penyakit tidak menular, seperti penyakit jantung dan hipertensi, umumnya disebabkan oleh banyak hal. Namun pola makan yang keliru dapat meningkatkan resiko terjadinya penyakit tidak menular tersebut.

doktersehat-sehat-makanan-oatmeal-jantung-aple-stetoskop-serat

Pencegahan terjadinya penyakit tidak menular tersebut dapat dilakukan dengan menerapkan pengaturan pola makan atau diet. Ada banyak jenis det yang dianjurkan untuk mencegah terjadinya penyakit tidak menular tersebut.

Yale University School of Public Health di Inggris mengelurakan suatu penelitian tentang berbagai jenis diet yang terbukti memberikan efek dalam kondisi kesehatan tubuh. Salah satunya adalah diet rendah lemak yang dapat mengurangi penyebab terjadinya aktivitas kelainan pada jantung sehingga dapat mencegah terjadinya penyakit kardiovaskular.

Saat kita makan, apabila ada asupan zat gizi yang berlebih, baik berupa karbohidrat atau protein, asupan zat gizi yang berlebih tersebut akan disimpan oleh tubuh dalam bentuk lemak. Asupan lemak yang berlebihan akan menyebabkan penumpukan lemak pada pembuluh darah, hal ini adalah penyebab utama terjadinya penyakit kardiovaskular. Sehingga penerapan diet rendah lemak dianggap tepat dalam mengurangi asupan lemak dalam tubuh kita.

Diet rendah lemak berfokus pada pembatasan asupan lemak. Penerapan diet ini harus dilakukan sesuai rekomendasi Institute of Medicine yaitu pengurangan lemak tidak boleh lebih dari 20% kebutuhan energi total tubuh.

Penerapan diet rendah lemak, atau diet lain yang berfokus pada satu zat gizi saja, harus diterapkan dengan tepat melalui perhitungan kebutuhan masing-masing individu. Hal ini penting agar tujuan diet dapat tercapai tanpa harus mengurangi kebutuhan tubuh akan zat gizi yang lain. Sehingga penerapan diet ini harus mendapatkan pengawasan dari ahli baik untuk perhitungan, jumlah dan jenis bahan makanan yang kita konsumsi.

Beberapa poin dalam diet rendah lemak adalah menghindari asupan makanan berlemak seperti makanan yang digoreng dan makanan protein yang tinggi lemak, misalnya ayam dengan kulit atau susu tinggi lemak.

Diet rendah lemak diterapkan dengan melakukan pemilihan jenis bahan makanan yang rendah lemak. Penerapan diet ini terbukti mampu mencegah peningkatan resiko terjadinya penyakit kardiovaskular. Apakah anda tertarik mencobanya?


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi