Terbit: 16 Maret 2018 | Diperbarui: 26 Maret 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Salah satu masalah yang sering dikhawatirkan oleh wanita yang telah menikah adalah vagina yang tidak rapat lagi. Vagina merupakan organ intim yang menjadi salah satu faktor utama dalam kualitas hubungan dari sebuah pasangan. Pasalnya, vagina yang tidak rapat akan membuat wanita merasa tidak percaya diri lagi.

Ini Tanda-Tanda Vagina Sudah Tak Rapat,  Apa Sebabnya?

Tidak sama dengan otot-otot kaki dan tangan yang akan terasa apabila mengalami perubahan, otot-otot vagina terutama otot panggul akan sulit untuk dirasakan ketika sudah mulai melemas. Untuk mengetahuinya, Anda bisa memperhatikan tanda-tandanya, seperti susah menahan desakan untuk buang air kecil. Hal ini terjadi karena otot kandung kemih yang bertanggung jawab untuk mengendalikan laju urin mulai melemah.

Selain itu, ada salah satu cara untuk melihat vagina masih rapat atau tidak yakni dengan cara memasukkan jari-jari ke dalam vagina. Mintalah pasangan Anda untuk memasukkan dua atau tiga jari kedalam vagina Anda sebelum memulai hubungan. Jika Anda merasa tidak sakit dan tidak mengalami sensasi rangsangan pada saat jari-jari tersebut dimasukkan, berarti vagina Anda sudah tidak rapat lagi.

Vagina yang tidak rapat lagi terjadi karena berbagai hal, salah satunya adalah karena proses penuaan alami. Seiring bertambahnya usia, kadar hormon estrogen akan menurun sehingga otot panggul bawah pun jadi melemah. Selain itu, bibir vagina juga akan kehilangan kelenturannya sehingga vagina jadi terasa lebih longgar. Anda tidak perlu khawatir dan malu saat vagina Anda tidak rapat lagi karena hal ini akan terjadi pada setiap wanita. Namun, walaupun hal tersebut adalah kejadian umum bagi setiap wanita, Anda tidak bisa menyepelekannya.

Bagaimanapun juga, Anda harus bisa merawat vagina agar tetap sehat dan kesat agar baik untuk keharmonisan rumah tangga Anda.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku RT Mandiri - Advertisement


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi