11 Manfaat Teh Oolong untuk Kesehatan & Cegah Penyakit Berbahaya!

manfaat-teh-oolong-doktersehat

DokterSehat.com – Produk teh yang ditawarkan oleh produsen memiliki berbagai jenis mulai dari teh hijau, teh hitam, teh putih, dan saat ini ada jenis teh yang dinamakan teh oolong. Tak kalah dengan teh lainnya, ternyata tidak sedikit manfaat teh oolong yang dapat menyehatkan tubuh dan mengatasi berbagai penyakit, bahkan penyakit berbahaya sekalipun. Selengkapnya ketahui apa itu teh oolong, kandugan nutrisinya, hingga manfaat minum teh oolong di bawah ini.

Apa Itu Teh Oolong?

Teh oolong adalah minuman yang biasa dikonsumsi orang China dan Taiwan. Teh ini berasal dari daun tanaman yang sama dengan penghasil green tea, dan black tea.

Perbedannya adalah lama waktu fermentasi dimana teh oolong merupakan teh yang berasal dari daun teh yang terfermentasi sebagian. Lama fermentasi inilah yang menyebabkan perbedaan, rasa, warna, dan aroma dari sebuah jenis teh.

Selain itu, unsur kimia dalam teh juga berubah, dan salah satu unsur kimia tersebut adalah cathechin, sebuah antioksidan yang dapat bekerja langsung ke dalam sel tubuh.

Kandungan Nutrisi Teh Oolong

Teh oolong mengandung beberapa vitamin, mineral, dan antioksidan yang membantu menyehatkan tubuh. Berdasarkan angka kecukupan gizi (AKG), secangkir teh oolong mengandung beberapa nutrisi berikut:

  1. Fluoride: 5-24%
  2. Mangan: 26%
  3. Kalium: 1%
  4. Sodium: 1%
  5. Magnesium: 1%
  6. Niasin: 1%

Beberapa kandungan antioksidan dalam teh oolong, yang disebut polifenol adalah theaflavin, thearubigins, dan epigallocatechin gallate (EGCG). Ketiga kandungan ini bermanfaat banyak bagi kesehatan. Manfaat teh oolong juga bagus untuk relaksasi, karena mengandung theanine atau asam amino.

Sebagai perbandingan, teh oolong dan teh hijau mengandung jumlah kafein yang sama, sekitar 10 hingga 60 miligram (mg) per 8 ons cangkir. Sementara kopi mengandung sekitar 70 hingga 130 mg kafein per 8 ons cangkir.

Manfaat Teh Oolong untuk Kesehatan

Rutin minum teh oolong setiap hari berkhasiat untuk menjaha kesehatan. Apa saja sih manfaatnya? Berikut ini berbagai manfaat minum teh oolong yang luar biasa untuk kesehatan tubuh:

1. Menurunkan risiko penyakit jantung

Berdasarkan penelitian yang dilakukan di China, ada hubungan antara minum teh oolong dan kadar kolesterol, karena kadar kolesterol yang tinggi disinyalir dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Para peneliti menemukan bahwa manfaat teh oolong dapat menurunkan kolesterol tinggi, trigliserida, dan LDL (kolesterol jahat), pada orang yang minum 10 ons teh oolong per minggu. Sama bermanfaatnya bagi orang yang minum teh hijau dan hitam dalam jumlah yang sama.

Begitupun pada orang yang sedari dulu telah minum teh oolong, juga memiliki kadar kolesterol total, trigliserida, dan kolesterol LDL yang lebih rendah.

Sementara penelitian lain, pria dan wanita Jepang yang minum kopi, teh hijau, teh hitam, dan teh oolong, menemukan bahwa pria yang minum satu cangkir atau lebih teh oolong per hari ternyata menurunkan risiko terkena penyakit jantung.

2. Mengontrol diabetes tipe 2

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa minum tiga cangkir teh atau lebih per hari menurunkan risiko terkena diabetes tipe 2. Namun, penelitian secara khusus pada teh oolong memiliki hasil yang bervariasi.

Berdasarkan penelitian, pria yang sehat minum sekitar enam cangkir teh oolong per hari. Sementara pada waktu yang berbeda, pria tersebut minum teh oolong yang mengandung antioksidan tambahan, seperti katekin atau polifenol. Masing-masing teh ini diminum selama lima hari. Hasilnya, para peneliti menemukan bahwa manfaat minum teh oolong tidak meningkatkan kadar gula darah atau insulin.

Tak kalah menariknya, satu penelitian lainnya menemukan bahwa pria pekerja yang minum dua cangkir atau lebih teh oolong per hari berisiko lebih tinggi terkena diabetes daripada pria yang minum satu cangkir teh oolong per hari atau tanpa teh oolong.

3. Anti-kanker

Berbeda dengan China dan Jepang, para peneliti di Taiwan mengamati hubungan antara minum teh dan risiko kanker kepala dan leher atau tenggorokan.

Minum secangkir teh oolong per hari setara dengan risiko empat persen lebih rendah, namun hasilnya tidak signifikan. Setiap cangkir teh hijau yang diminum per hari setara dengan risiko enam persen lebih rendah terhadap kanker kepala dan leher, yang lebih signifikan.

Sementara penelitian lainnya pada wanita China menemukan bahwa minum teh hijau, teh hitam, atau teh oolong yang berpotensi menurunkan risiko kanker ovarium.

Meski begitu, menurut National Cancer Institute yang berpusat di Amerika, hingga saat ini belum ada penelitian yang cukup untuk menyatakan dengan pasti bahwa manfaat minum teh olong dan teh lainnya mengurangi risiko kanker.

4. Menurunkan berat badan

Mungkin Anda sudah tahu ada beberapa teh herbal yang dapat merampingkan tubuh. Berdasarkan penelitian, manfaat teh oolong juga dapat menurunkan berat badan.

Sebuah penelitian yang diuji pada tikus menunjukkan bahwa hewan pengerat yang menerima ekstrak teh oolong dan diberi makanan tinggi lemak, dan gula tinggi, menimbun sedikit lemak perut daripada tikus yang tidak menerima ekstrak teh oolong.

Sama bermanfaatnya, teh hijau dan ekstrak teh hitam juga menimbun lebih sedikit lemak di perut. Tikus yang menerima ekstrak teh hijau juga mengonsumsi lebih sedikit kalori.

Sementara itu, penelitian dilakukan pada orang dewasa yang kelebihan berat badan dan obesitas mengamati dampak minum teh oolong yang dikaitkan dengan berat badan. Hasilnya, peserta penelitian meminum 300 mililiter (mL) teh oolong empat kali sehari dalam enam minggu, lebih dari setengah peserta telah kehilangan lebih dari 1 kilogram berat badan.

5. Menyehatkan gigi

Fluoride adalah zat yang biasa ditambahkan pada air minum, pasta gigi, dan obat kumur untuk membantu mencegah gigi berlubang.

Secara alami, daun teh juga mengandung fluoride. Jadi manfaat minum teh oolong bisa membantu mencegah gigi berlubang. Namun, kelebihan fluoride berdampak buruk. Sebaiknya minumlah teh oolong kurang dari satu liter per hari yang aman bagi tubuh.

6. Meningkatkan kesehatan tulang

Seperti yang telah dijelaskan di atas, teh oolong mengandung antioksidan yang mampu mencegah kerusakan gigi dan memperkuat struktur tulang. Sejumlah penelitian telah menganalisis efek samping jangka panjang minum teh, terutama untuk kepadatan mineral tulang (BMD).

Peneliti menemukan bahwa orang yang rutin minum teh hitam atau teh oolong selama lebih dari 10 tahun menurunkan risiko pengeroposan atau kehilangan kepadatan mineral tulang. Mereka memperkirakan bahwa beberapa unsur dalam teh dapat merangsang retensi (penyimpanan) mineral dari makanan lain yang dikonsumsi.

7. Menangkal radikal bebas

Berkat senyawa polifenol yang berfungsi sebagai antioksidan, manfaat teh oolong mampu menghilangkan radikal bebas dalam tubuh.

Sebuah studi di jurnal Nutrisi pada 2002, menetapkan bahwa fenol teh dapat membantu membersihkan radikal bebas. maka dari itu, manfaat minum teh oolong setiap hari dangan dosis yang cukup dapat membantu melawan potensi bahaya yang sering ditimbulkan oleh sel-sel yang bergerak bebas pada tubuh, seperti kanker, aterosklerosis, stroke, radang sendi (rheumatoid arthritis), neurodegenerasi, dan diabetes.

8. Perawatan kulit

Menurut eksperimen ilmiah, orang yang didiagnosis mengalami eksim bisa meminum tiga cangkir teh oolong sepanjang hari. Hasil dari manfaat teh oolong dapat dirasakan dalam waktu kurang dari seminggu.

Berdasarkan satu penelitian, responden yang minum teh oolong setiap hari selama enam bulan telah menunjukkan hasil yang positif terhadap kondisi kulit mereka.

9. Dermatitis atopik

Manfaat teh oolong dipercaya sebagai anti-alergi karena mengandung polifenol, meskipun mekanisme aktif belum ditunjukkan dengan tepat. Berarti senyawa ini dapat membantu menghilangkan iritasi dan masalah kulit kronis seperti dermatitis atopik.

Manfaat minum teh olong juga dapat menurunkan tingkat stres dalam tubuh, yang dapat membantu meredakan alergi.

10. Mengendalikan stres

penat dengan pekerjaan atau sedang mengalami masalah? Coba Anda minum teh olong karena dapat meredaka stres. Manfaat teh oolong ini sudah terbukti melaui penelitian terperinci yang dilakukan oleh di Institut Ilmu Kesehatan Osaka di Jepang. Uji coba dilakukan pada tikus yang minum teh oolong menunjukkan hasil yang luar biasa dalam menurunkan tingkat stres hingga 18%.

Polifenol alami dalam teh oolong disebut-sebut sebagai kandungan utamanya dalam mengontrol stres. Mungkin juga adanya respons antioksidan yang bermanfaat.

L-theanine, asam amino yang ditemukan dalam daun teh menghalangi jalur asam L-glutamat ke reseptor glutamat di otak. Ini biasanya menyebabkan rangsangan neuron kortikal yang meningkatkan aktivitas kognitif dan respons stres saraf.

Karena asam amino ini berikatan dengan beberapa lokasi, eksitasi (rangsangan) tidak terjadi, dan stres berkurang karena Anda dapat menjaga pikiran tetap tenang.

11. Meningkatkan fungsi otak

Beberapa penelitian telah mengamati secara spesifik pada teh oolong, tetapi satu menemukan bahwa orang yang teh setiap hari mengurangi risiko penurunan fungsi otak hingga 64% lebih rendah. Efek ini sangat kuat bagi orang yang minum teh hitam dan teh oolong.

Sementara penelitian lainnya menghubungkan manfaat minum teh oolong, teh hijau, dan teh hitam secara teratur dapat meningkatkan kognisi, memori, fungsi khusus dan kecepatan dalam memproses informasi.

Efek Samping Teh Oolong

Terlepas dari semua manfaat minum teh oolong di atas, teh oolong memang cenderung mengandung banyak kafein. Kandungan kafein yang tinggi dalam teh oolong mungkin bukan komponen yang sehat bagi sebagian orang, karena kafein memiliki efek samping yang berbeda pada setiap orang. Nah, beberapa efek samping kelebihan asupan kafein dalam tubuh di antaranya:

  • Sakit kepala
  • Kecemasan
  • Terjaga atau insomnia
  • Mulas
  • Diare
  • Detak jantung tak teratur
  • Kebingungan

Sementara kondisi lebih serius yang dapat diperparah oleh terlalu banyak asupan kafein adalah diabetes, kondisi jantung, gangguan kecemasan, sindrom iritasi usus, dan tekanan darah tinggi (hipertensi).

 

Sumber:

  1. What are the health benefits of oolong tea?  (https://www.medicalnewstoday.com/articles/319276.php, diakses 13 Agustus 2019).
  2. What Is Oolong Tea & Its Benefits (https://www.organicfacts.net/health-benefits/beverage/health-benefits-of-oolong-tea.html, diakses 13 Agustus 2019).
  3. What is Oolong Tea and What Benefits Does it Have? (https://www.healthline.com/nutrition/oolong-tea-benefits, diakses 13 Agustus 2019).