Inilah 8 Manfaat Jika Payudara Sering Dihisap

Doktersehat-manfaat-menghisap-payudara

DokterSehat.Com – Guna mencapai kepuasan saat berhubungan seks, salah satu area di tubuh wanita yang sering dirangsang oleh pria ketika melakukan foreplay adalah payudara, mulai dari meremas, menjilat hingga menghisapnya. Banyak yang mengatakan, bahwa hisap payudara akan memberi banyak keuntungan bagi wanita, benarkah demikian?

Manfaat Menghisap Payudara bagi Kesehatan

Menurut penulis buku Sex for Grown-Ups, Gloria Brame, mengatakan bahwa dalam payudara–termasuk di dalamnya puting dan areola (area berwarna gelap di sekitar puting) terdapat jutaan simpul saraf yang sangat sensitif terhadap rangsangan.

Saat pasangan memainkan dan menghisap payudara tentu hal ini akan memberikan kenikmatan pada wanita sekaligus membuatnya terangsang sehingga membuatnya lebih bergairah untuk melakukan hubungan seks.

Akan tetapi tahukah Anda, jika pasangan sering hisap payudara, ternyata hal itu bermanfaat bagi kesehatan wanita. Berikut ini adalah beberapa manfaat menghisap payudara, antara lain:

1. Menjaga kondisi jantung

Manfaat menghisap payudara bagi kesehatan wanita yang utama pertama adalah baik bagi kesehatan jantung. Saat pasangan menghisap payudara dalam waktu yang cukup lama, tentu saja degup jantung akan semakin meningkat.

Pada akhirnya, hisap payudara ini akan menjadi latihan bagus bagi kesehatan jantung. Selain itu, manfaat menghisap payudara wanita untuk kesehatan juga berguna untuk menjaga keseimbangan sistem kardiovaskular.

2. Menyehatkan paru-paru

Dalam keadaan normal, wanita akan menghirup dan membuang napas hanya 20 kali dalam satu menit. Namun, saat payudara dihisap, kecepatan menghirup dan membuang napas tersebut akan meningkat menjadi 60 kali dalam satu menit. Itu artinya, dengan menghirup dan membuang napas lebih sering akan mencegah paru-paru dari berbagai gangguan dan penyakit.

3. Awet muda

Banyak wanita yang menginginkan wajah yang selalu terlihat awet muda. Selain olahraga dan menjaga asupan makanan, cara ini mungkin bisa Anda coba. Mintalah pasangan Anda untuk hisap payudara Anda setiap ingin melakukan hubungan seks.

Menghisap payudara akan menjadi obat yang merangsang sistem kekebalan tubuh sehingga terjadilah reproduksi antibodi yang mampu melindungi dari virus yang disebut dengan proses cross-imunoterapi.

4. Mencegah kanker payudara

Penyakit yang satu ini memang cukup berbahaya dan sangat ditakutkan oleh wanita. Kanker payudara dapat dialami oleh wanita kapan saja. Namun, hisap payudara oleh pasangan akan membuat Anda terhindar dari penyakit ini karena kelainan pada area payudara dapat terdeteksi sejak dini.

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa jika pria menghisap payudara wanita di pagi hari selama 3 menit, bisa mencegah wanita tersebut dari kanker payudara.

Selain hisap payudara, memegang dengan cara memijat atau meremas payudara dipercaya dapat memberikan tekanan fisik yang dapat mencegah perkembangan sel yang tidak normal dalam tubuh dan mengembalikan perkembangan sel untuk dapat berfungsi normal kembali.

Memegang atau memijat payudara juga bisa menjadi cara untuk mengidentifikasi adanya tumor payudara. Hal ini sangat penting agar tumor dapat diketahui sejak dini dan ditangani dengan lebih cepat dan tepat.

Ketika menghisap payudara sering dilakukan pasangan, maka berbagai perubahan yang terjadi bisa lebih mudah teridentifikasi. Misalnya ada benjolan, atau keriput di permukaan payudara yang menyerupai kulit jeruk.

5. Melancarkan produksi hormon

Hisap payudara juga dipercaya dapat melancarkan produksi hormon dalam tubuh, terutama hormon yang berhubungan dengan sistem reproduksi wanita. Seperti diketahui, hormon merupakan komponen yang sangat penting dalam tubuh. Tidak seimbangnya hormon dalam tubuh dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan.

6. Membakar kalori

Manfaat hisap payudara berikutnya adalah dapat membakar kalori. Aktivitas seksual memang sering dianggap sebagai salah satu jenis olahraga karena memicu seseorang mengeluarkan banyak keringat. Hal ini membuktikan bahwa ada banyak kalori yang terbakar dalam tubuh berkat kegiatan ini.

Namun perlu diingat bahwa meskipun dapat membakar kalori, hisap payudara tidak dapat dikategorikan sebagai kegiatan membakar kalori yang dapat membantu penurunan berat badan. Jika ingin berat badan turun maka harus lebih banyak lagi kalori yang dibakar dengan cara melakukan olahraga lainnya.

7. Merilekskan otot payudara

Sebelum masuk ke masa mentruasi, umumnya wanita akan mengalami yang disebut dengan PMS atau premenstrual syndrome. Salah satu gejala PMS adalah nyeri di beberapa bagian tubuh, termasuk payudara. Memegang atau menghisap payudara dapat membantu untuk relaksasi otot payudara agar rasa nyeri berkurang.

Cara ini juga bisa diterapan pada ibu menyusui. Sebuah penelitian membuktikan bahwa pijat payudara dapat secara efektif mengurangi nyeri payudara yang dirasakan oleh banyak ibu menyusui.

8. Mengurangi stres

Manfaat hisap payudara bagi kesehatan wanita lainnya adalah dapat mencegah stres. Ketika payudara mendapatkan rangsangan, tubuh akan memberikan berbagai reaksi. Salah satu reaksinya adalah produksi hormon endorfin. Hormon ini merupakan hormon yang dapat memberikan rasa nyaman pada tubuh dan efek bahagia.

Nah, itulah manfaat hisap payudara yang bisa Anda dapatkan. Meski begitu, beberapa manfaat menghisap payudara seperti di atas masih membutuh penelitian lanjutan untuk membuktikan kebenarannya.

Agar Payudara Tetap Sehat

Setelah Anda mengetahui manfaat hisap payudara, terdapat beberapa hal lain yang juga harus Anda tahu supaya payudara tetap sehat dan kencang, di antaranya:

  • Jangan konsumsi minuman beralkohol dan merokok

Wanita yang memiliki kebiasaan merokok memiliki risiko terkena kanker payudara sebesar 13 persen lebih tinggi daripada mereka yang tidak pernah merokok sama sekali. Kondisi yang lebih buruk bisa Anda alami jika masih aktif merokok, yaitu 24 persen berisiko lebih tinggi.

Sedangkan, mengonsumsi minuman beralkohol satu gelas tiap hari dapat meningkatkan risiko terkena kanker payudara sebesar 10-12 persen dibandingkan dengan seseorang yang tidak mengonsumsi minuman beralkohol.

  • Jaga berat badan ideal

Berat badan memiliki kaitan erat dengan risiko kanker payudara. Wanita yang mengalami pertambahan berat badan atau obesitas setelah masa menopause, memiliki risiko terkena kanker payudara sebesar 30-60 persen. Selain itu, risiko kanker payudara justru meningkat pada wanita yang tidak pernah berolahraga selama bertahun-tahun.

Pada akhirnya, payudara bagi wanita merupakan bagian tubuh yang penting. Oleh karenanya, jaga terus kesehatan serta keindahan payudara dengan menjauhi hal-hal yang memberikan efek buruk pada payudara.