Terbit: 24 Februari 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Kita semua sudah tahu bahwa ibu hamil pasti mengalami kenaikan berat badan selama masa kehamilannya. Selama kehamilan berat badan ibu pasti mengalami kenaikan jika diiringi dengan asupan makan yang baik dan zat gizi yang tercukupi. Kondisi tersebut akan mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin dengan maksimal, sehingga berat badan ibu juga akan naik seiring dengan bertambah beratnya janin dalam rahimnya.

Ini Cara Memantau Kenaikan Berat Badan Ibu Hamil Setiap Bulan

Berat badan ibu merupakan cerminan kondisi kesehatan kehamilan secara umum. Ibu hamil sebaiknya selalu memantau perkembangan berat badannya. Selama memantau perkembangan berat badannya ibu diharapkan melakukannya secara rutin sehingga dapat dipastikan bahwa berat badan ibu meningkat. Peningkatan berat badan ibu hamil tetap memiliki batasan sehingga peningkatan berat badannya tidak berlebihan. Batasan kenaikan berat badan ibu hamil ini dipengaruhi oleh kondisi status gizi ibu hamil saat sebelum hamil. Maka dari itu sangat penting bagi ibu hamil untuk mengetahui kondisi status gizinya saat sebelum hamil atau di 1-2 minggu pertama kehamilan.

Kondisi status gizi ibu sebelum hamil menentukan harus seberapa banyak kenaikan berat badan ibu selama kehamilan. Cara memantau kenaikan berat badan yang harus dicapai oleh ibu hamil berdasarkan kondisi status gizinya adalah:

  • Kondisi status gizi kurus
  • Setiap minggu ibu hamil dianjurkan mengalami kenaikan berat badan minimal sebesar 0,5 kg. Sehingga dalam satu bulan ibu harus mengalami kenaikan berat badan paling tidak 2 kg. Pada kondisi status gizi kurus ibu hamil membutuhkan kenaikan berat badan lebih banyak karena cadangan energi dan zat gizi ibu sebelum hamil tergolong kurang.
    <li>Kondisi status gizi normal

    Pada kondisi status gizi normal setiap minggunya ibu dianjurkan mengalami kenaikan berat badan sebesar 0,4 kg atau paling tidak 1,6 kg dalam satu bulan.

  • Kondisi status gizi kegemukan (overweight/kelebihan berat badan tingkat sedang)
  • Ibu dengan kondisi gizi kegemukan setiap minggu dianjurkan mengalami kenaikan berat badan 0,3 kg atau 1,2 kg dalam satu bulan.

  • Kondisi status gizi obesitas (obese/kelebihan berat badan tingkat berat)
  • Pada kondisi obesitas kenaikan berat badan ditentukan berdasarkan kondisi masing-masing individu dengan memerhatikan kondisi kesehatan lain yang mungkin berpengaruh.

Mengetahui kondisi status gizi awal ibu hamil sangat penting untuk dapat menentukan berapa kenaikan berat badan yang sesuai. Selain itu kenaikann berat badan ibu hamil harus dipantau agar tidak sampai naik berlebihan ya.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi