Ini Bahayanya Jika Kita Malas Mengganti Keset yang Sudah Basah

DokterSehat.Com– Banyak orang yang cenderung malas mengganti keset yang ada di kamar mandi atau dekat dengan pintu meskipun kondisinya sudah basah. Padahal, menurut pakar kesehatan, keset yang sudah dalam kondisi basah ini ternyata bisa memberikan kerugian bagi kesehatan. Apa sajakah kerugian tersebut?

Jika kita memakai keset dalam waktu yang lama dan tetap membiarkannya meskipun sudah basah, maka keset ini akan ditumbuhi oleh jamur, lumut, hingga bakteri. Tak hanya itu, berbagai kotoran, helaian rambut yang rontok, atau debu juga akan berkumpul pada keset tersebut. Memang, kaki memiliki tingkat kekebalan yang cenderung lebih baik dibandingkan dengan bagian tubuh lain sehingga tidak akan mudah terkena penyakit. Namun, terkadang kaki kita mengalami lecet-lecet atau sayatan yang bisa saja menjadi pintu masuk para bakteri dan kuman yang bisa memicu infeksi atau penyakit.

Pakar kesehatan menyarankan kita untuk selalu mengganti keset setidaknya dua kali dalam seminggu. Jika sudah basah, segera cuci dan ganti yang dengan kering. Cucilah dengan bersih dan pastikan untuk menjemurnya di bawah sinar matahari agar berbagai kuman dan bakteri bisa benar-benar mati. Selain itu, jika usia keset ini sudah melebihi enam bulan atau terlihat sudah dekil, segera gantilah dengan yang baru karena bisa jadi keset yang sudah lama ini dipenuhi dengan bakteri dan kuman.

Tak hanya keset, ada baiknya kita juga memperhatikan penggunaan kain pel yang kerap kita pakai untuk membersihkan lantai. Meskipun kondisinya masih bagus, kain pel ternyata juga bisa menjadi tempat dimana bakteri dan kuman berkumpul. Jika kita memakainya untuk membersihkan lantai, bisa jadi kuman pada kain pel justru akan menyebar di seluruh lantai rumah tempat kita banyak melakukan aktifitas, bukan? Pakar kesehatan menyarankan kita untuk mengganti kain pel jika sudah dipakai 4 atau 5 bulan. Selain itu, pastikan untuk mencucinya dengan deterjen setelah kita gunakan untuk mengepel lantai.