Terbit: 25 April 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Saat mengonsumsi makanan, salah satu hal yang paling sering dipertimbangkan adalah kandungan gizinya. Gizi pada makanan tentu selalu menjadi perhatian khusus ya. Namun sayangnya ada lho beberapa bahan makanan yang bisa menghambat penyerapan zat gizi dalam tubuh kita. Apa sajakah?

Ini 3 Bahan Makanan yang Menghambat Penyerapan Gizi

Bahan makanan yang bisa menghambat penyerapan zat gizi ini memiliki beberapa senyawa yang bisa berinteraksi dengan zat gizi. Kita tentu tidak ingin asupan gizi dalam tubuh jadi sia-sia?

Untuk itu kita perlu mengetahui apa saja bahan makanan yang dapat menghambat penyerapan zat gizi, yaitu:

1. Teh menghambat zat besi

Teh hijau atupun teh hitam memiliki kandungan tanin yang akan menghambat penyerapan zat besi. Untuk menghindari hal ini, kita tidak dianjurkan mengonsumsi teh dalam 2-3 jam setelah mengonsumsi makanan yang tinggi zat besi misalnya lauk hewani ayam atau daging.

2. Daun kubis dan ketimun mentah menghambat vitamin C

Dalam kondisi mentah, daun kubis dan ketimun memiliki kandungan akorbase yang bisa membuat oksidasi askorbat menjadi cepat, hal ini akan memengaruhi ketersediaan vitamin C dalam tubuh menjadi rendah. Untuk menghindari hal ini, proses pemasakan akan bisa membantu mencegah hilangnya vitamin C dalam tubuh lebih banyak.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Sensodyne - Advertisement

3. Putih telur mentah menghambat vitamin B7

Dalam putih telur yang masih mentah terdapat kandungan zat avidin yang dapat menghambat penyerapan vitamin B7. Untuk menghindari hal ini, konsumsilah putih telur dalam keadaan matang.

Jika olahan yang Anda konsumsi menggunakan putih telur mentah maka hindari konsumsinya bersamaan dengn bahan makanan sumber vitamin B7 seperti bunga kol, ikan salmon, wortel dan pisang, ya.

Nah, itu dia tiga bahan makanan yang kerap menyebabkan konsumsi zat gizi lain terhambat. Untuk selalu perhatikan tiga hal diatas agar manfaat dari konsumsi bahan makanan tersebut bisa kita rasakan maksimal tanpa memengaruhi zat gizi lain, ya.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi