Terbit: 12 February 2018 | Diperbarui: 2 November 2022
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com- Penderita diabetes umumnya perlu memerhatikan asupan makanan yang banyak mengandung gula. Biasanya hal ini dilakukan dengan membatasi asupan karbohirat baik karbohirat kompleks maupun karbohidrat sederhana. Namun, beberapa asiosiasi kesehatan dunia memberi anjuran lain yang perlu diperhatikan oleh para penderita diabetes.

Selain Membatasi Makanan Manis, Ini yang Penting Diperhatikan pada Penderita Diabetes

Menurut American Diabetes Association, asupan lemak penting untuk diminimalisasi bagi penderita diabetes. Hal ini didukung pula oleh The Diabetes and Nutrition Study Group (DNSG) yang menganjurkan pembatasan lemak khususnya pada lemak jenuh dan lemak trans pada penderita diabetes. Hal ini akan membantu proses pengaturan makan pada penderita diabetes sehingga kadar gula pada darah dapat terjaga.

Katsilambors dalam pembahasan diabetes pada buku Asuhan Gizi Klinik, menunjukkan bahwa selain pembatasan asupan lemak, pemilihan pada jenis lemak yang dikonsumsi mampu meberikan efek yang bermanfaat bagi penderita diabetes. Jenis lemak yang dimaksud adalah minyak zaitun dan omega-3.

Minyak zaitun dan asam lemak omega-3 merupakan jenis lemak tak jenuh. Jenis asam lemak ini memiliki peranan yang menguntungkan bagi penderita diabetes. Hal ini dapat terjadi karena asam lemak tak jenuh mampu memberikan fungsi kardioprotektif (melindungi jantung) serta menurunkan kadar lemak trigliserida dalam darah. Pada minyak zaitun, terdapat suatu peranan yang dapat membantu mengurangi kadar gula darah pada penderita diabetes. Minyak zaitun umumnya tersedia dalam bentuk minyak jadi sedangkan omega-3 dapat diperoleh dari bahan makanan seperti ikan salmon, sarden dan minyak biji sawi.

Asupan lemak pada penderita diabetes selain perlu dibatasi, perlu pula dilakukan pemilihan jenis lemak yang tepat agar penderita dapat memperoleh manfaat dari lemak tersebut. Namun, jangan lupa manfaat tersebut dapat diperoleh apabila lemak yang diasup sesuai kebutuhan, karena jika berlebihan manfaatnya justru akan hilang.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi