Terbit: 27 May 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com- Sebuah penelitian yang dilakukan oleh para ahli dari Toronto University dan St. Michael Hospital, Kanada, menghasilkan fakta bahwa mengonsumsi setengah cangkir kacang setiap hari bisa menurunkan kadar gula darah dalam tubuh. Hal ini berarti, mengonsumsi kacang bisa memberikan efek positif bagi penderita diabetes atau bagi mereka yang ingin mencegah datangnya penyakit mengerikan ini.

Penderita Diabetes Boleh Makan Kacang?

Dalam penelitian ini, 117 orang dewasa dengan usia rata-rata 62 tahun dilibatkan. Para partisipan ini diketahui rutin mengonsumsi obat berjenis hipoglikemik oral.

Para partisipan kemudian dibagi menjadi tiga kelompok. Kelompok pertama mengonsumsi setengah cangkir kacang setiap hari. Kelompok kedua diminta untuk mengonsumsi satu seperempat cangkir kacang dan setengah porsi muffin gandum utuh. Untuk kelompok ketiga, para partisipan hanya diminta untuk mengonsumsi secangkir porsi muffin gandum utuh dan tidak mengonsumsi kacang.

Setelah rutin mengonsumsi makanan ini selama tiga bulan penuh, dihasilkan fakta menarik bahwa kacang ternyata bisa menjadi camilan yang menyediakan lemak tak jenuh dan cenderung rendah karbohidrat. Bagi kelompok pertama yang hanya mengonsumsi setengah cangkir kacang, para partisipan mengalami penurunan hemoglobin A1c. Hal yang berbeda terjadi pada partisipan dari kelompok lainnya.

Penurunan hemoglobin A1c ini menandakan penurunan kadar gula darah dan risiko penyakit diabetes. Hanya saja, para ahli menyebutkan bahwa penurunan ini terjadi asalkan konsumsi kacang tidak berlebihan. Jika dikonsumsi dengan banyak, kita justru bisa meningkatan risiko terkena penyakit jantung.

Melihat adanya fakta ini, penderita diabetes boleh makan kacang meskipun tentu saja asupannya dibatasi agar tidak berlebihan demi mengatur kadar gula dalam darahnya tetap normal. Kita juga bisa rutin mengonsumsi camilan sehat ini demi mencegah datangnya penyakit tersebut.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi