Terbit: 25 Agustus 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com- Tak hanya tidak lagi mampu mengonsumsi makanan dengan sembarangan, penderita diabetes ternyata juga tidak boleh sembarangan saat tidur. Jika sampai mengalami masalah kurang tidur atau bahkan tidur dengan tidak nyenyak, maka komplikasi diabetes seperti luka yang tak kunjung sembuh bisa semakin sulit untuk sembuh sehingga risiko untuk terkena amputasi semakin meningkat.

Kurang Tidur Bisa Memperparah Diabetes

Penderita diabetes tipe 2 sangatlah rentan terkena luka atau cedera pada kaki. Terkadang, luka ini bahkan bisa berasal dari hal-hal kecil seperti tersandung atau tergores. Sayangnya, hal ini bisa berkembang menjadi ulkus atau borok yang sulit untuk disembuhkan. Menurut American Pediatric Medical Association, disebutkan bahwa 14 hingga 24 persen penderita diabetes yang memiliki borok akhirnya menjalani amputasi.

Menurut para peneliti dari University of Tennesse, Knoxville dan University of Tennessee Graduate School of Medicine, terdapat adanya kaitan erat antara buruknya kualitas tidur dengan proses penyembuhan luka penderita diabetes tipe 2. Dalam penelitian ini, para ahli melakukan percobaan dengan melibatkan 34 tikus jantan. Tikus ini dibagi menjadi dua kelompok, yakni yang mengalami diabetes dan yang tidak. Setelahnya, tikus-tikus ini dibuat luka operasi kecil di punggungnya untuk dicek seberapa lama proses penyembuhan lukanya.

Tikus dengan kondisi diabetes ada yang mendapatkan waktu tidur yang normal dan ada yang mengalami gangguan. Hasilnya adalah, tikus dengan diabetes yang kerap mengalami gangguan saat tidur membutuhkan waktu lebih lama untuk menyembuhkan lukanya.

Dalam penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal berjudul SLEEP ini, dihasilkan fakta bahwa diabetes bisa membuat peredaran darah dan kondisi saraf memburuk sehingga membuat risiko terkena infeksi meningkat. Sementara itu, kurang tidur bisa membuat kondisi ini menjadi lebih parah.

Melihat adanya fakta ini, penderita diabetes memang sebaiknya tidak lagi begadang dan tidur cukup setiap malam demi menjaga kondisi kesehatannya.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi