Terbit: 18 Mei 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com- Siapa sih yang tidak suka dengan cokelat? Makanan dengan rasa yang manis ini bahkan dikenal luas bisa memberikan manfaat kesehatan. Sayangnya, bagi penderita diabetes, mereka tidak bisa sembarangan mengonsumsi cokelat karena dikhawatirkan bisa memicu kenaikan kadar gula darah yang berimbas pada komplikasi yang berbahaya.

Cokelat Karya Anak Bangsa Ini Aman Bagi Penderita Diabetes

Beruntung, mahasiswa dari jurusan Farmasi dari Universitas Jember, Ifan Arif Maulana berhasil menciptakan cokelat khusus yang aman untuk dikonsumsi bagi penderita diabetes. Cokelat ini kemudian diberi nama Cokelat Pacar.

Dilansir dari Surya, temuan Ifan ini berhasil menjuarai dua kategori dalam kompetisi nasional bertajuk Essay Kelompok Peneliti Muda 2018 yang diadakan di Universitas Negeri Jakarta.

Ide awal dari pembuatan resep Cokelat Pacar berasal dari kondisi kesehatannya yang merupakan keturunan penderita diabetes. Ifan sangat suka dengan cokelat namun selalu khawatir saat mengonsumsinya. Karena alasan inilah ia kemudian berusaha untuk menciptakan resep cokelat yang aman bagi penderita diabetes.

Untuk membuat cokelat ini, Ifan memakai tanaman pacar sebagai salah satu bahannya. Tanaman ini memiliki kandungan laosone yang mampu menghambat pembentukan glukosa atau gula darah. Ifan pun kemudian mencampurkan cokelat hitam yang sudah dicairkan dengan ekstrak dari daun tanaman pacar. Setelahnya, campuran keduanya didiamkan hingga beku menjadi cokelat yang siap untuk disantap.

Rasa dari cokelat ini memang sedikit pahit dari cokelat pada umumnya, namun, kita masih bisa menikmati rasa khas cokelat sehingga rasa pahit ini tidak begitu kentara. Beberapa warga penderita diabetes dari Desa Pager Kulon, Jember, Jawa Timur, sudah pernah mencoba cokelat buatan Ifan ini dan mengaku bisa menikmatinya.

Hasil temuan Ifan bisa menjadi kabar baik bagi penderita diabetes yang tetap ingin menikmati cokelat manis yang sangat.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi