Terbit: 25 November 2019 | Diperbarui: 29 September 2022
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com- Salah satu masalah kesehatan yang paling sering kita alami adalah perut begah dan perut kembung. Kebanyakan orang menganggap hal ini disebabkan oleh masuk angin atau pola makan yang kurang sehat. Padahal, penyebab dari gangguan pencernaan ini sebenarnya cukup banyak.

7 Hal Ini Bisa Memicu Perut Begah dan Kembung

Berbagai Penyebab Perut Begah dan Kembung

Meski termasuk dalam masalah kesehatan yang ringan, dalam realitanya perut kembung dan begah bisa cukup merepotkan dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Karena alasan inilah sebaiknya kita mewaspadai berbagai macam penyebabnya.

Berikut adalah berbagai penyebab dari masalah kesehatan ini.

  1. Menelan Udara

Tanpa kita sadari, kita bisa menelan udara dalam jumlah yang banyak saat makan. Biasanya, hal ini dilakukan karena kita makan dengan cepat atau makan sambil mengobrol. Masalahnya adalah tak hanya bisa membuat gas terakumulasi di dalam lambung dan membuat perut terasa begah dan kembung, makan terlalu cepat juga bisa membuat pencernaan tidak bisa mengolah makanan dengan baik.

Proses pengolahan makanan yang tidak maksimal ini bisa saja merangsang produksi gas dalam jumlah yang banyak di dalam perut sehingga membuat kondisi perut begah dan kembung semakin tidak karuan.

  1. Minum Minuman Bersoda

Mengonsumsi minuman bersoda akan membuat kita menelan cukup banyak gas. Biasanya, kita akan mengalami sensasi bersendawa setelah meminumnya. Hanya saja, jika gas di dalam perut tidak bisa keluar, biasanya akan membuat masalah perut kembung dan begah muncul.

  1. Makan Permen Karet

Makan permen karet memang bisa membantu kita lebih berkonsentrasi. Hanya saja, hal ini juga bisa membuat kita menelan udara dalam jumlah yang banyak. Produksi asam lambung juga akan cenderung naik meski kita sebenarnya tidak menelan makanan. Hal ini sayangnya bisa membuat kita mengalami perut kembung dan begah.

  1. Sering Mengonsumsi Makanan Berlemak

Makanan berlemak seperti makanan cepat saji, gorengan, makanan bersantan, dan lain-lain memang sangat nikmat untuk dikonsumsi. Sayangnya, kandungan lemak ini cenderung sangat sulit untuk dicerna oleh tubuh. Hal ini akan membuat proses pencernaan berlangsung dengan sangat lama dan akhirnya memberikan sensasi begah yang sangat tidak nyaman bagi perut.

  1. Sedang Dalam Fase Menstruasi

Kaum hawa yang sedang dalam fase menstruasi juga cenderung rentan mengalami masalah perut kembung atau begah. Hal ini biasanya terkait dengan ketidakseimbangan hormon, tepatnya berupa penurunan jumlah hormon progesterone. Kondisi ini ternyata mempengaruhi keseimbangan air dan garam di dalam tubuh dan memicu gejala perut kembung dan tidak nyaman.

  1. Terjadi Gangguan Pencernaan

Beberapa jenis masalah kesehatan seperti sindrom iritasi usus, peradangan pada usus besar, sembelit, hingga penyakit Crohn bisa menyebabkan datangnya gejala perut begah dan kembung. Pakar kesehatan menyarankan kita untuk mewaspadai masalah-masalah kesehatan ini jika berlangsung dalam waktu yang lama.

Selain itu, kita juga diminta untuk mewaspadai adanya masalah ketidakseimbangan bakteri di dalam usus, khususnya jika sampai jumlah bakteri jahat melebihi bakteri baik. Tak hanya akan menyebabkan gangguan pencernaan, hal ini juga bisa menyebabkan penurunan kekuatan sistem kekebalan tubuh dengan signifikan.

  1. Mengalami Intoleransi pada Beberapa Jenis Makanan

Ada sebagian orang yang mengalami masalah intoleransi laktosa, kandungan yang ada di dalam produk susu, intoleransi karbohidrat, atau intoleransi pada gluten, sejenis protein yang bisa ditemukan di dalam beberapa jenis makanan. Jika mengonsumsinya, akan menyebabkan masalah pencernaan seperti perut kembung, mual-mual, hingga sembelit atau diare.

 

Sumber:

  1. Sethi, Saurabh. 2018. What causes abdominal bloating?. www.medicalnewstoday.com/articles/321869.php. (Diakses pada 25 November 2019).

DokterSehat | © 2024 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi