Terbit: 1 Februari 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Kegiatan memandikan bayi merupakan momen yang istimewa bagi ibu dan bayi. Selain menjadi salah satu momen untuk bermain bersama bayi, memandikan bayi juga dapat membentuk ikatan batin antara ibu dan bayi. Bagi Anda yang baru pertama kalinya memandikan bayi, simak beberapa tips untuk memandikan bayi dalam ulasan berikut.

Panduan Memandikan Bayi yang Baru Lahir

1. Kapan waktu terbaik memandikan bayi?
Sebenarnya tidak ada aturan khusus kapan waktu terbaik untuk memandikan bayi. Anda bisa memandikan bayi kapan saja, asal tidak mengganggu waktu makannya. Beberapa ahli menyarankan agar Anda memandikan bayi pada pagi hari agar setelah mandi bayi bisa langsung dijemur dan suhu tubuhnya kembali hangat.

Bayi yang baru lahir sebenarnya tidak perlu terlalu sering dimandikan setiap hari. Namun karena Indonesia adalah negara tropis yang suhunya cukup tinggi dan lembab, tidak masalah jika Anda ingin memandikan bayi sehari dua kali pada pagi dan sore hari.

2. Perhatikan suhu air mandi
Kulit bayi yang baru lahir masih sangat sensitif, karena itu jangan mandikan bayi pada suhu air yang terlalu panas atau terlalu dingin. Suhu air yang disarankan adalah suam-suam kuku, yaitu tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin, atau sekitar 37-38 derajat celcius.

3. Jangan terlalu lama
Memandikan bayi tidak perlu terlalu lama. Selain bisa membuat bayi kedinginan, mandi terlalu lama juga bisa membuat kulit bayi keriput dan kering. Biasanya kegiatan memandikan bayi tidak lebih dari 10 menit.

4. Jika tali pusar bayi belum lepas
Bayi dengan tali pusar yang belum lepas sebaiknya dimandikan dengan diseka secara perlahan. Hal ini untuk mencegah terjadinya infeksi jika tali pusar terkena air.

5. Pilih produk perawatan yang aman
Kulit bayi yang masih sensitif terkadang membuat bayi iritasi pada beberapa sampo atau sabun bayi. Pilih produk perawatan yang lembut dan bebas paraben atua phthalate yang dapat membahayakan kulit bayi. Jika bayi memiliki alergi pada produk perawatan bayi, maka konsultasikanlah dengan dokter anak.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi