Terbit: 29 September 2021 | Diperbarui: 4 Oktober 2021
Ditulis oleh: Muhamad Nuramdani | Ditinjau oleh: dr. Ursula Penny Putrikrislia

Kanker payudara memiliki macam-macam jenis berdasarkan lokasi di mana tumor berkembang di payudara. Beragam jenisnya mulai dari yang umum hingga langka. Ladies, yuk kenali jenis-jenisnya sebagai langkah untuk pencegahan kanker!

8 Jenis Kanker Payudara yang Umum hingga Langka

Apa Itu Kanker Payudara?

Kanker payudara adalah tumor ganas yang terbentuk pada sel-sel payudara. Sel-sel ini membelah diri lebih cepat dari sel normal, sehingga menumpuk dan membentuk benjolan atau massa. Kanker ini mungkin disebabkan mutasi atau perubahan pada gen yang membentuk pertumbuhan sel.

Kanker payudara dapat terjadi pada pria maupun wanita, tetapi jauh lebih sering terjadi pada wanita. Berdasarkan lokasinya, kanker payudara memiliki banyak jenisnya, dari yang umum hingga langka.

Jenis Kanker Payudara yang Umum hingga Langka

Kanker payudara memiliki dua jenis utama berdasarkan lokasinya, yaitu kanker payudara non-invasif dan invasif. Masing-masingnya memiliki jenis, dari yang umum hingga jarang terjadi.

  • Kanker payudara non-invasif. Kanker yang terjadi di dalam saluran susu atau lobulus di payudara. Ini belum tumbuh membentuk massa atau menyerang jaringan payudara normal. Jenis ini disebut karsinoma in situ atau terkadang disebut sebagai pra-kanker.
  • Sedangkan kanker payudara invasif. Kanker yang telah menyebar di luar lobulus ke jaringan payudara di sekitarnya. Kanker payudara dini adalah istilah yang mengacu pada kanker di dalam payudara dan mungkin menyebar (metastasis) ke kelenjar getah bening di sekitar payudara atau ketiak.

Semua jenis kanker payudara bisa diketahui ketika benjolan pada payudara sudah dioperasi dan jaringan yang diambil diperiksa di bawah mikroskop untuk dilihat jenisnya. Masing-masing jenis berpengaruh kepada tatalaksana berupa kemoterapi dan terapi sinar yang diberikan.

Jenis-jenis kanker payudara yang umum terjadi dan langka, berikut di antaranya:

1. Ductal carcinoma in situ

Ductal carcinoma in situ (DCIS) atau karsinoma duktal in situ adalah kanker payudara non-invasif yang paling sering terjadi. Jenis ini mulai terjadi di saluran susu payudara dan non-invasif karena belum menyebar ke jaringan payudara di sekitarnya.

Karsinoma duktal in situ tidak mengancam jiwa, tetapi memiliki jenis ini dapat meningkatkan risiko mengembangkan kanker payudara invasif di kemudian hari.

2. Lobular carcinoma in situ

Lobular carcinoma in situ (LCIS) atau karsinoma lobular in situ adalah jenis kanker payudara non-invasif yang tumbuh di lobulus. Jenis ini termasuk non-invasif karena belum menyebar ke jaringan payudara di sekitarnya.

Karsinoma lobular in situ tidak mengancam jiwa, tetapi memilikinya dapat meningkatkan risiko terkena kanker payudara invasif di kemudian hari.

3. Carcinoma duktal invasif

Invasive ductal carcinoma (IDC) atau karsinoma duktal invasif adalah kanker payudara yang juga paling sering terjadi. Sekitar 80% dari semua kanker payudara adalah jenis ini.

Karsinoma duktal invasif merupakan kanker yang mulai terjadi di saluran susu. Kemudian sel kanker menembus lapisan saluran susu dan menyebar ke jaringan payudara di sekitarnya. Seiring waktu, jenis kanker ini dapat menyebar ke kelenjar getah bening dan berpotensi ke bagian tubuh lainnya.

Baca Juga: 8 Ciri-Ciri Kanker Payudara yang Mudah Dikenali (Hati-Hati)

4. Invasive lobular carcinoma

Invasive lobular carcinoma (ILC) atau karsinoma lobular invasif adalah jenis kanker payudara kedua yang paling sering terjadi setelah invasive ductal carcinoma. Ada sekitar 5-10 persen dari semua kanker payudara dan 1 dari 5 wanita dengan ILC memiliki kanker kedua payudaranya.

Karsinoma lobular invasif mulai berkembang di lobulus yang mungkin menyebar ke jaringan payudara di sekitarnya. Seiring waktu, kanker ini dapat menyebar ke kelenjar getah bening atau mungkin ke bagian tubuh lainnya.

Namun, jenis kanker ini lebih sulit dideteksi dengan mammografi (rontgen pada payudara) dan pemeriksaan lainnya.

5. Penyakit Paget pada puting payudara

Penyakit Paget pada puting adalah bentuk kanker payudara yang jarang terjadi di mana sel kanker tumbuh di puting atau areola (area berwarna gelap yang mengelilingi puting).

Puting dan areola bisanya menjadi bersisik, kemerahan, gatal, dan iritasi. Kebanyakan penderita penyakit Paget juga memiliki karsinoma duktal in situ atau kanker payudara invasif di area lain di payudara.

Perubahan yang tidak biasa di puting dan areola biasanya tanda pertama berkembangnya kanker payudara.

6. Inflammatory Breast Cancer

Inflammatory breast cancer (IBC) atau kanker payudara inflamasi adalah salah satu jenis-jenis kanker payudara invasif yang langka. IBC dapat terdeteksi di lobulus, yang cenderung menyebar lebih cepat daripada bentuk kanker payudara lainnya.

IBC memengaruhi pembuluh darah di kulit dan/atau di pembuluh limfatik payudara. Ini menyebabkan payudara menjadi kemerahan, pembengkakan, dan meradang. Oleh karena tanda-tanda ini, sering kali salah didiagnosis sebagai infeksi payudara.

Menurut American Cancer Society (ACS), 1 dari 3 pasien dengan jenis kanker ini tidak terdiagnosis sampai stadium lanjut ketika sudah menyebar ke bagian tubuh lainnya. Dengan alasan ini, penderita IBC memiliki tingkat kelangsungan hidup yang lebih rendah.

Baca Juga: Kanker Payudara: Gejala, Penyebab, Cara Mengobati, Pencegahan, dll

7. Angiosarcoma Payudara

Angiosarcoma adalah bentuk kanker payudara yang dimulai pada lapisan getah bening atau pembuluh darah. Jenis ini jarang terjadi dan hanya menyumbang 1-2 persen dari semua sarkoma.

Meskipun setiap orang dapat mengembangkan angiosarcoma, tetapi paling sering terjadi pada mereka yang berusia 70 tahun ke atas. Ini biasanya akibat komplikasi dari terapi radiasi ke payudara, tetapi mungkin tidak terjadi sampai delapan hingga 10 tahun kemudian.

Perlu Anda ketahui, angiosarcoma merupakan jenis kanker yang dapat tumbuh dengan cepat dan biasanya tidak terdiagnosis sampai kanker menyebar ke bagian tubuh lainnya.

8. Tumor Phyllodes pada Payudara

Meskipun sebagian besar tumor phyllodes bersifat jinak (bukan kanker), tetapi beberapa bersifat ganas (kanker). Tumor yang tergolong langka ini cenderung tumbuh dengan cepat, tetapi jarang menyebar ke luar payudara.

Tumor phyllodes berkembang di jaringan ikat payudara atau stroma (jaringan penunjang di payudara) yaitu di luar saluran dan lobulus. Jenis tumor ini sebagian besar terjadi pada wanita berusia 40-an, meskipun dapat berkembang di segala usia. Sekitar 25 persen tumor phyllodes bersifat kanker.

Itulah jenis-jenis kanker payudara yang perlu Anda ketahui dan penting untuk Anda waspadai. Jika dirasa memiliki gejala kanker payudara, segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan diagnosis jenis kanker apa yang Anda miliki dan untuk mendapatkan pengobatan medis.

 

  1. Anonim. Tanpa Tahun. Types of breast cancer. https://www.bcna.org.au/understanding-breast-cancer/what-is-breast-cancer/types-of-breast-cancer/ (Diakses pada 29 September 2021)
  2. Anonim. 2021. Breast cancer types. https://www.cancercenter.com/cancer-types/breast-cancer/types (Diakses pada 29 September 2021)
  3. Anonim. 2019. What Is Breast Cancer?. https://www.cancer.org/cancer/breast-cancer/about/what-is-breast-cancer.html (Diakses pada 29 September 2021)


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi