Terbit: 15 Februari 2018 | Diperbarui: 23 Januari 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Tahukah anda jika setiap tahunnya setidaknya ada 150 ribu anak yang terdiagnosa kanker di seluruh dunia? Fakta ini tentu menghapus anggapan kebanyakan orang yang berpikir jika kanker adalah penyakit yang menyerang orang tua saja. Di Indonesia sendiri, prevalensi penyakit kanker pada anak juga sangat tinggi, yakni sekitar 4 persen dari semua jenis kanker yang diidap oleh orang dewasa.

Hari Kanker Anak Sedunia: Kenali Penyebab dan Jenis Kanker yang Paling Sering Menyerang Anak di Indonesia

Data Riskesdas tahun 2013 menyebutkan bahwa terdapat 16.291 kasus kanker yang menyerang anak dengan usia 0-14 tahun di seluruh Indonesia dimana leukimia menjadi kanker yang paling sering ditemukan.

Pakar kesehatan di bidang kanker bernama Prof. dr. Djajadiman Gatot, SpA(K) menyebutkan bahwa setidaknya ada 1 anak yang meninggal setiap 3 menit di seluruh dunia akibat dari kanker. Karena alasan inilah kita tidak bisa menyepelekan penyakit ini. Beberapa jenis kanker yang paling sering menyerang anak-anak di Indonesia adalah leukimia, retinoblastoma, neuroblastoma, osteosarcoma, karsinoma nasofaring, dan limfoma malignum.

Demi mencegah datangnya kanker pada anak, pakar kesehatan menyarankan setiap orang tua untuk mengikuti Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) yang dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan. Dalam gerakan ini, kita diminta untuk menjaga asupan makanan dengan kadar gizi yang seimbang agar tubuh tetap sehat dan tidak mudah terkena penyakit. Hal ini sesuai dengan hasil sebuah penelitian yang menyebutkan bahwa sebagian jenis kanker bisa dicegah dengan menerapkan pola makan yang tepat. Karena alasan inilah ada baiknya kita tidak sering-sering memberikan makanan yang bisa menyebabkan kanker ini pada anak.

Roti atau kentang panggang
Roti atau kentang jika dipanggang terlalu lama bisa mengeluarkan senyawa akrilamida yang membuatnya memiliki warna keemasan dan sayangnya juga bisa meningkatkan resiko kanker.

Popcorn instan
Popcorn yang banyak tersedia di pasaran biasanya diolah dengan cara dimasukkan di dalam microwave. Popcorn jenis inilah yang bisa memicu kanker jika dikonsumsi terlalu sering.

Makanan yang diolah dengan minyak bekas
Suka makan gorengan? Waspadai kebiasaan penjual gorengan yang menggoreng makanan ini di minyak yang sama berulang-ulang kali. Minyak ini sudah terhidrogenasi dan kaya akan lemak trans yang bisa memicu penumpukan lemak pada pembuluh darah arteri sekaligus memicu datangnya kanker.

Ajari anak untuk mengkonsumsi makanan sehat seperti buah dan sayuran sejak dini agar mereka bisa tetap sehat dan tidak mudah terkena kanker.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi