Imunisasi Campak – Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

efek-samping-imunisasi-campak-doktersehat
Photo source: Immunizationinfo.com

DokterSehat.Com – Imunisasi Campak obat apa? Imunisasi Campak adalah salah satu jenis imunisasi yang berfungsi untuk mencegah penyakit campak (measles desease). Penyakit campak merupakan penyakit menular yang diakibatkan oleh virus. Virus dari penyakit campak bisa tersebar melalui udara.

Orang yang terkena penyakit campak biasanya di awali dengan gejala berupa demam, batuk, pilek, mata memerah, lalu muncul bintik-bintik merah kecil di seluruh tubuh. Penyakit campak ini berakibat parah karena bisa menyebabkan infeksi telinga, infeksi paru-paru, kerusakan otak hingga berujung kematian.

Akan tetapi, Anda tidak perlu khawatir karena penyakit campak bisa dicegah dan salah satunya adalah dengan imunisasi campak. Vaksin campak dan vaksin MR merupakan vaksin yang digunakan dalam program imunisasi campak di Indonesia. Sebelumnya ada vaksin MMR tetapi sudah tidak tersedia lagi di Indonesia.

Anda juga perlu mengetahui mengenai kontraindikasi yang menyebabkan beberapa anak pada kasus tertentu tidak bisa mendapatkan imunisasi campak karena bisa berakibat parah. Selain itu, ada beberapa efek samping dari penggunaan vaksin MMR yang juga penting untuk Anda ketahui.

Baca terus untuk mengetahui lebih lanjut tentang imunisasi campak termasuk informasi tentang indikasi imunisasi campak, kontraindikasi imunisasi campak, bentuk sediaan imunisasi campak, manfaat imunisasi campak, dosis imunisasi campak, dan efek samping imunisasi campak.

  • Nama: Imunisasi Campak
  • Kelas Terapi: 
    • Vaksin dan Antisera » Vaksin Campak
    • Vaksin dan Antisera » Vaksin MR (Measles Rubella)
    • Vaksin dan Antisera » Vaksin MMR (Measles Mumps Rubela)
  • Monografi Obat:
    • Vaksin antigen tunggal (Vaksin Campak)
    • Vaksin hidup campak dan rubela (Vaksin MR)
    • Vaksin hidup campak, gondong, dan rubela (Vaksin MMR)

Indikasi Imunisasi Campak

Program Imunisasi Campak yang merupakan program pemerintah Indonesia untuk mengendalikan penyakit campak biasanya diberikan melalui vaksin kombinasi. Sebelumnya, imunisasi campak diberikan dalam bentuk vaksin MMR yang juga untuk mencegah penyakit gondongan dan rubela tetapi kini sudah tidak digunakan lagi.

Imunisasi campak sekarang diberikan melalui vaksin MR yang mencegah penyakit campak dan rubella. Pemberian vaksin MR sebagai program imunisasi campak diberikan kepada anak mulai dari usia 9 bulan hingga sebelum memasuki usia 15 tahun sebagai upaya pencegahan penyakit campak dan rubella.

Kontraindikasi Imunisasi Campak

Pada kasus tertentu, ada beberapa orang yang tidak boleh menerima vaksin MR sebagai program imunisasi campak. Orang-orang yang pernah mengalami alergi berat terhadap telur, agar-agar, dan obat neomisin.

Selain itu, imunisasi campak tidak bisa dilakukan apabila orang tersebut memiliki penyakit asma kronis, ginjal kronis, diabetes kronis, dan anemia yang kronis. Pemberian vaksin Mr juga memiliki kontraindikasi bagi pasien yang memiliki riwayat penyakit thrombocytopenia purpura (mudah memar atau berdarah) dan infeksi tuberkulosis aktif.

Bentuk Sediaan Imunisasi Campak

Imunisasi campak yang terwujud dalam bentuk vaksin MR tersedia dalam bentuk sediaan injeksi atau suntikan. Pemberian Vaksin MR dilakukan dengan menggunakan alat suntik sekali pakai (autodisable syringe/ADS) 0,5 m. Penyuntikan vaksin MR dilakukan pada otot deltoid yang terletak di lengan kiri atas.

Manfaat Imunisasi Campak

Manfaat imunisasi campak yang utama adalah untuk mencegah terpapar penyakit campak. Imunisasi campak yang kini dijalankan dengan menggunakan vaksin MR memberikan manfaat lebih yaitu untuk mencegah penyakit rubela juga.

Sebagai manfaat turunan, imunisasi campak bisa memperkecil kemungkinan terkena infeksi telinga, infeksi paru-paru (pneumonia), dan kerusakan otak. Akan tetapi, manfaat imunisasi campak dalam vaksin MR tidak bisa mengobati infeksi aktif di dalam tubuh.

Dosis Imunisasi Campak

Pemberian imunisasi campak melalui vaksin MR tentunya harus sesuai dengan dosis. Dosis vaksin MR adalah 0,5 ml diberikan secara subkutan yang disuntikkan dengan sudut kemiringan 45 derajat pada otot deltoid di lengan kiri atas.

Efek Samping Imunisasi Campak

Efek samping imunisasi campak yang merupakan reaksi tubuh terhadap vaksin MR di antaranya adalah demam, nyeri lengan akibat suntikan, terjadi ruam atau kulit yang memerah pada area yang disuntik, dan bisa menyebabkan bengkak. Hal ini merupakan efek samping vaksin MR yang umum terjadi.

Pada beberapa kasus, efek samping imunisasi campak bisa berakibat parah apabila ternyata orang tersebut memiliki kontraindikasi terhadap vaksin MR. Oleh karena itu, pastikan Anda atau anak Anda tidak memiliki kontraindikasi sebelum melakukan imunisasi campak.

 

Sumber:

  1. Pusat Informasi Obat Nasional: Vaksin Campak. http://pionas.pom.go.id/ioni/bab-14-produk-imunologis-dan-vaksin/144-vaksin-dan-antisera/vaksin-campak
  2. Pusat Informasi Obat Nasional: Vaksin MMR (Measles Mumps Rubela. http://pionas.pom.go.id/ioni/bab-14-produk-imunologis-dan-vaksin/144-vaksin-dan-antisera/vaksin-mmr-measles-mumps-rubela
  3. WHO International. Kampanye Imunisasi Measles Rubella (MR). http://www.searo.who.int/indonesia/topics/immunization/petunjuk_teknis_kampanye_dan_introduksi_mr.pdf?ua=1