Tak Hanya Enak, Ikan Patin Juga Bisa Turunkan Kolesterol

daging-ikan-doktersehat
Photo Source: Flickr/ralphandjenny

DokterSehat.Com– Salah satu ikan yang digemari oleh masyarakat Indonesia adalah ikan patin. Dalam realitanya, ikan ini memang bisa diolah menjadi berbagai masakan yang lezat. Hanya saja, banyak orang yang khawatir saat mengonsumsinya karena diduga memiliki kandungan lemak yang cukup tinggi.

Dibandingkan dengan jenis ikan lainnya, kandungan lemak ikan patin justru lebih rendah. Sementara itu, kandungan asam lemak esensial DHA pada ikan patin mencapai 4,74 persen dan kandungan EPAnya mencapai 0,31 persen. Keberadaan asam lemak omega-3 di dalam ikan patin juga membuatnya memiliki kelebihan tersendiri mengingat biasanya kandungan ini ditemukan dalam daging ikan air laut dalam seperti ikan salmon, tuna, dan sarden.

Kandungan lemak total di dalam ikan patin sekitar 2,55 hingga 3,42 persen. Sementara itu, asam lemak tak jenuhnya mencapai lebih dari 50 persen. Salah satu dari kandungan asam lemak tak jenuh tunggal ini adalah asam oleat. Berbagai kandungan ini sangatlah baik dalam menurunkan risiko terkena penyakit kardiovaskular. Lemak tak jenuh juga dianggap sangat baik untuk menurunkan kadar kolesterol total dan kolesterol jahat yang ada di dalam tubuh sehingga mampu menurunkan risiko terkena penyakit jantung koroner dengan signifikan.

Di dalam daging ikan patin juga cenderung rendah kandungan kolesterol, yakni hanya 21-30 mg untuk setiap 100 gram. Hal ini berarti, mengonsumsi ikan patin sangat direkomendasikan bagi penderita kolesterol tinggi yang memang ingin menurunkan kadar kolesterol dalam tubuhnya.

Hanya saja, kita juga harus pandai-pandai mengolah ikan patin ini jika ingin mendapatkan manfaatnya dengan maksimal. Sebagai contoh, akan jauh lebih baik jika ikan patin tidak dijadikan makanan bersantan atau digoreng sehingga memiliki kandungan lemak jahat yang tinggi. Ikan patin sebaiknya diolah dengan cara dipanggang atau direbus.

Agar proses penurunan kadar kolesterol dalam tubuh bisa berjalan dengan maksimal, ada baiknya kita tidak hanya mengandalkan ikan patin saja. Pastikan untuk mengubah pola makan secara keseluruhan, khususnya dalam hal memperbanyak asupan serat yang bisa membantu menurunkan kolesterol dan menurunkan asupan makanan yang kaya akan lemak. Selain itu, pastikan untuk rajin-rajin berolahraga demi menjaga kesehatan pembuluh darah.