Terbit: 30 Maret 2019
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Salah satu pantangan yang sebaiknya dihindari oleh penderita asam urat adalah makanan laut. Meskipun dikenal luas memiliki rasa yang sangat nikmat, makanan laut seperti kerang, cumi, tiram, kepiting, dan lain-lain ini memiliki kandungan purin yang tinggi. Padahal, jika sampai konsumsi purin tidak dibatasi, zat asam urat di dalam tubuh akan semakin meningkat sehingga bisa menyebabkan datangnya serangan asam urat.

5 Ikan Laut Ini Boleh Dikonsumsi Penderita Asam Urat

Beberapa jenis ikan laut yang bisa dikonsumsi oleh penderita asam urat

Selain makanan-makanan laut yang disebutkan sebelumnya, penderita asam urat juga diminta untuk berhati-hati jika ingin mengonsumsi ikan laut. Meskipun tinggi nutrisi, beberapa jenis ikan laut layaknya ikan sarden yang mudah didapatkan di berbagai tempat ternyata juga tinggi kandungan purin. Beruntung, pakar kesehatan menyebut ada beberapa jenis ikan laut yang ternyata masih bisa dikonsumsi oleh penderita asam urat.

Berikut adalah beberapa jenis ikan laut tersebut.

  1. Ikan makarel

Di Indonesia, ikan makarel lebih sering disebut dengan ikan kembung atau ikan tenggiri. Ikan ini bisa diolah menjadi berbagai makanan yang lezat dan harganya juga cenderung terjangkau. Memang, di dalam 100 gram ikan makarel ini terdapat sekitar 145 mg purin. Hal ini berarti, kandungan purin di dalam ikan ini masuk dalam level sedang.

Meskipun begitu, bagi sebagian penderita asam urat yang belum benar-benar parah, biasanya konsumsi makanan dengan kadar purin sedang masih bisa dilakukan asalkan dokter mengizinkannya. Selain itu, porsi dari makanan dengan kadar purin sedang seperti ikan makarel ini juga harus dibatasi.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Cetaphil Promo - Advertisement

Cara pengolahannya juga harus diperhatikan. Biasanya, penderita asam urat dilarang mengonsumsi ikan makarel yang digoreng. Ikan ini bisa direbus, dijadikan sup, dikukus, atau dipanggang.

  1. Ikan kod

Ikan kod dikenal kaya akan kandungan minyak hati, berbagai macam vitamin, dan asam lemak omega 3 yang sangat baik bagi kesehatan. Kandungan purin di dalam ikan kod juga tidak terlalu tinggi sehingga masih bisa dikonsumsi oleh penderita asam urat. Sebagai informasi, kadar purin di dalam 100 gram ikan kod adalah 109 mg.

Jika ingin mengetahui porsi dan frekuensi ikan kod yang tepat, kita bisa berkonsultasi ke dokter. Hanya saja, pastikan untuk mengolah ikan ini dengan cara yang tepat agar kadar purin atau kolesterolnya tidak meningkat.

  1. Ikan Haddock

Di dalam 100 gram daging ikan haddock yang tinggi kandungan asam lemak omega 3 ini terdapat 139 mg purin. Hal ini berarti, kadar purinya di level yang sedang. Sebagaimana ikan-ikan sebelumnya, kita harus membatasi porsi dan frekuensi mengonsumsinya. Pakar kesehatan juga tidak menyarankan kita untuk mengonsumsi ikan haddock yang digoreng.

  1. Ikan sebelah

Ikan sebelah atau ikan sole juga termasuk dalam bahan makanan dengan kadar purin menengah. Di dalam 100 gram dagin ikan ini terdapat sekitar 131 mg purin. Sebaiknya kita berkonsultasi ke dokter untuk mengetahui porsi makan ikan sole yang tepat. Selain itu, berhati-hatilah dengan tingkat keasinan dari ikan ini sehingga sebaiknya tidak menggorengnya atau menambahkan garam dengan sembarangan saat mengolahnya.

  1. Ikan pike perch

Ikan ini cukup awam bagi masyarakat Indonesia. Hanya saja, pakar kesehatan menyebut ikan pike perch termasuk dalam ikan yang boleh dikonsumsi penderita asam urat karena di dalam 100 gram daging ikan ini hanya terdapat 110 mg purin. Biasanya, ikan ini dijual dalam bentuk fillet daging. Asalkan diolah dengan cara yang tepat, tidak diberi tambahan garam dan dibatasi konsumsinya, ikan ini tidak akan menyebabkan kenaikan kadar zat asam urat dengan signifikan.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi