Terbit: 2 Oktober 2019
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Banyak orang yang menyarankan ibu yang baru saja melahirkan untuk mengonsumsi ikan gabus. Tak hanya karena memiliki rasa yang enak, ikan gabus disebut-sebut bisa membantu proses pemulihan luka. Sebenarnya, apakah ikan ini memang bisa memberikan manfaat kesehatan ini?

Ikan Gabus Bisa Memulihkan Pasca Persalinan, Benarkah?

Ikan Gabus Menyembuhkan Luka Pasca Persalinan

Daging ikan gabus bisa diolah menjadi berbagai macam masakan yang nikmat. Masyarakat Indonesia terbiasa mengonsumsinya karena daging ini bisa ditemukan di berbagai tempat dengan mudah. Hanya saja, khusus bagi ibu yang baru saja melahirkan, ikan gabus memang dikenal bisa membantu menyembuhkan luka.

Selain bisa membantu mengatasi peradangan, mencegah kanker, dan melawan bakteri, pakar kesehatan menyebut konsumsi ikan gabus bisa menurunkan rasa nyeri. Bahkan, manfaat ini disebut-sebut jauh lebih kuat dibandingkan dengan menggunakan obat pereda nyeri. Hal ini disebabkan oleh adanya kandungan asam amino serta asam lemak yang cukup tinggi di dalamnya.

Dua kandungan ini mendukung sintetis serat kolagen di dalam tubuh demi membuat luka lebih cepat sembuh dan menutup. Selain itu, di dalam daging ikan gabus juga terdapat kandungan asam arakhidronat yang mendukung sintetis prostaglandin yang juga bisa membuat proses penyembuhan luka berlangsung dengan lebih cepat.

Fakta ini tereungkap dalam penelitian yang dilakukan para ahli dari Universiti Sains Malaysia Hospital dan Raja Perempuan Zainab II Hospital di Malaysia. Penelitian ini berlangsung dari Mei 2011 hingga Januari 2013.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku PTH - Advertisement

Dalam penelitian ini, disebutkan bahwa para partisipan dengan usia 18 hingga 40 tahun baru saja menjalani prosedur operasi caesar. Prosedur ini membuat perut mereka terluka. Setelah diminta untuk mengonsumsi ekstrak ikan gabus dalam bentuk kapsul dengan dosis sebesar 250 mg, dihasilkan fakta bahwa 76 ibu mengalami penurunan sensasi nyeri pada luka mereka. Proses penyembuhan luka juga cenderung jauh lebih cepat terjadi sehingga membuat ibu bisa kembali beraktivitas dengan cepat.

Tak hanya baik bagi ibu yang baru melahirkan, pakar kesehatan menyebut daging ikan gabus baik bagi orang-orang yang baru saja menjalani operasi, terkena stroke, dan mengalami luka bakar. Berbagai kandungan di dalamnya bisa membantu proses pemulihan berlangsung dengan jauh lebih baik.

Tips Pemulihan Setelah Melahirkan

Pakar kesehatan menyebut ada beberapa hal yang bisa dilakukan demi memulihkan tubuh setelah melahirkan.

Berikut adalah beberapa cara yang bisa dilakukan.

  1. Makan Makanan Bergizi dengan Teratur

Merawat bayi yang baru lahir bisa membuat ibu kurang tidur dan tidak bisa makan dengan teratur. Padahal, pakar kesehatan menyebut makan secara teratur sangatlah penting bagi ibu untuk bisa memberikan ASI dan memulihkan tubuh dengan lebih baik.

Jika memang tak sempat memasak, tak ada salahnya untuk membeli makanan di warung atau memesan jasa katering demi memastikan bisa mengonsumsi makanan bergizi setiap hari. Selain itu, pastikan untuk mengonsumsi camilan sehat layaknya buah-buahan dan kacang-kacangan dan memenuhi kebutuhan air putih.

  1. Minum Multivitamin

Minum multivitamin, khususnya yang kaya kandungan asam lemak omega 3 dan vitamin D bisa membantu ibu memproduksi ASI dengan lancar dan mempercepat proses pemulihan pasca persalinan.

  1. Istirahat dengan Cukup

Jangan memaksakan diri untuk melakukan aktivitas rumah tangga jika memang belum pulih setelah melahirkan. Beristirahatlah dengan cukup dan biasakan untuk ikut tidur saat bayi juga sedang tidur demi membuat badan tetap bugar dan tidak mudah mengantuk.

  1. Mematuhi Saran Dokter

Jika dokter menyarankan ibu untuk minum obat, patuhi sarannya demi membantu mempercepat proses pemulihan setelah melahirkan.

 

Sumber:

  1. Chin, Tan Shiow. 2017. Here’s proof that ikan haruan does indeed help heal wounds. https://www.star2.com/health/wellness/2017/10/04/proof-that-ikan-haruan-does-indeed-help-heal-wounds/#K35WeyzltKejFyzR.99. (Diakses pada 2Oktober 2019).


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi