Terbit: 1 Agustus 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Seorang ibu yang tidak disebutkan namanya dari Australia menggorok leher bayinya sendiri yang baru berusia 13 bulan. Wanita yang berasal dari Melbourne ini berpikir jika dunia akan kiamat sehingga memilih untuk melakukan tindakan gila ini. Setelah mendapatkan pemeriksaan kesehatan, diketahui bahwa sang ibu menderita skizofrenia.

Ibu Ini Menggorok Leher Bayinya Sendiri!

Dilansir dari Latestly, sang ibu tidak mendapatkan hukuman penjara karena tindakannya ini disebabkan oleh gangguan jiwa skizofrenia yang dideritanya. Ia hanya mendapatkan 30 bulan tugas pelayanan komunitas oleh Pengadilan negara bagian Victoria. Selain itu, ia juga harus menjalani terapi di fasilitas kesehatan hingga benar-benar sembuh.

Sebagai informasi, bayi sang ibu sudah meninggal pada 5 Juni 2017 lalu. Pihak keluarga juga menyebutkan bahwa wanita ini mengalami banyak gejala gangguan jiwa saat merawat bayi malang tersebut sebelum membunuhnya

Beberapa kali suami dari wanita ini dianggap sebagai iblis yang akan mengutuknya. Ia juga menganggap orang lain bisa berubah menjadi hewan yang akan memangsa anaknya. Ketakutan ini membuatnya memilih untuk segera mengirim anaknya ke surga sehingga tidak akan menderita lagi di dunia ini.

Hakim Paul Coghlan yang menangani kasus ini menyebutkan bahwa setelah mengecek hasil pemeriksaan medis, wanita ini mengalami masalah delusional parah akibat menderita skizofrenia dan depresi pasca melahirkan. Wanita ini juga stres karena mengalami masalah ekonomi saat membesarkan anaknya.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Kids Baby - Advertisement

Sebelum membunuh anaknya sendiri, wanita ini sudah 6 kali mendatangi psikiater namun belum mendapatkan manfaat dari pemeriksaan tersebut. Ia juga cenderung tidak mau minum obat meski sudah diminta oleh keluarganya.

Jangan sepelekan depresi atau gangguan jiwa pada ibu yang baru melahirkan. Pihak keluarga sebaiknya selalu mendukung ibu dalam merawat dan membesarkan buah hatinya agar tidak sampai melakukan tindakan yang tak diinginkan.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi