Ibu Hamil Sebaiknya Tidak Sembarangan Mengonsumsi Jahe

doktersehat-jahe

DokterSehat.Com– Jahe adalah salah satu bahan alami yang sangat baik bagi kesehatan tubuh. Cukup banyak orang yang bahkan menyarankan ibu hamil untuk rutin mengkonsumsi jahe demi menurunkan mual-mual dan muntah yang memang kerap terjadi di fase awal atau trimester pertama kehamilan.

Beberapa penelitian kesehatan menunjukkan fakta di mana jahe memang mampu membantu ibu hamil mengatasi gangguan kehamilan tersebut.

Pakar kesehatan mengatakan, bahwa jahe bisa dikonsumsi untuk menurunkan kadar kolesterol di dalam tubuh. Sebagaimana diketahui, ibu hamil ternyata juga memiliki risiko tinggi untuk terkena masalah kolesterol tinggi.

Tak hanya itu, konsumsi jahe memang mampu membuat sistem kekebalan tubuh meningkat sehingga ibu hamil pun tidak akan mudah untuk terkena masalah kesehatan yang ringan layaknya batuk dan pilek.

Hanya saja, ada baiknya ibu hamil tidak berlebihan dalam mengonsumsi jahe. Pakar kesehatan sendiri menyarankan ibu hamil mengonsumsi jahe maksimal 1.000 hingga 1.500 mg setiap harinya dan bisa dibagi dalam dua atau empat kali konsumsi. Dosis ini dianggap cukup aman bagi kesehatan ibu hamil dan janin di dalam kandungannya.

Lantas, apa yang terjadi jika kita mengonsumsi jahe dengan dosis lebih dari yang dianjurkan tersebut? Pakar kesehatan menyebutkan adanya risiko untuk mengalami sensasi terbakar pada lambung jika kita melakukannya. Bahkan, andai kita mengonsumsinya dalam jumlah yang sangat besar, dikhawatirkan risiko keguguran juga akan meningkat.

Melihat adanya fakta ini, ada baiknya ibu hamil tidak sembarangan mengonsumsi jahe, khususnya dalam bentuk permen yang terkadang memiliki dosis tinggi. Selain itu, jika ibu hamil pernah mengalami keguguran, pembekuan darah, pendarahan pada vagina, memiliki diabetes atau gangguan pada jantung, ada baiknya berkonsultasi pada dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi jahe, suplemen jahe, atau makanan yang memiliki kandungan jahe.