Perut Ibu Hamil Robek Karena Kecelakaan Mobil, Bayinya “Terlahir” Selamat

bayi_kecelakaan_doktersehat_1
Photo Source: Arteris/metro.co.uk

DokterSehat.Com– Seorang ibu hamil tewas dalam kecelakaan yang melibatkan truk yang membawa kayu di jalan raya Cajati, diantara Sao Paulo dan Curitiba, Brasil. Secara luar biasa, bayi di dalam kandungannya bisa selamat dan bahkan sudah berada dalam kondisi “dilahirkan” akibat kecelakaan ini.

Dilansir dari Metro.co.uk, kecelakaan mengerikan ini membuat sang ibu terlempar dari kursi penumpang dan tertimpa kayu yang dibawa oleh truk tersebut. Hal ini membuat perut sang ibu robek sehingga membuat bayinya keluar.

Menurut petugas ambulans yang datang ke lokasi kecelakaan, ibu hamil ini berada di bawah tumpukan kayu yang berserakan di jalan. Mereka kemudian terkejut saat melihat ada bayi yang menangis di rerumputan, tepatnya beberapa meter dari posisi sang ibu yang mengalami luka parah dan sudah tidak bernyawa. Secara luar biasa, bayi ini tidak terluka sedikitpun meskipun terlempar cukup jauh dari ibunya dan tali pusarnya sudah putus akibat kecelakaan ini.

Kini sang bayi dirawat di sebuah rumah sakit yang ada di dekat wilayah Pariquera-Acu dan masih mendapatkan penanganan intensif. Sementara itu, pihak kepolisian masih berusaha untuk mendeteksi siapa ibu dari anak malang ini untuk mengungkap siapa keluarganya.

Sebagai informasi, sang ibu sepertinya sudah hamil di usia 39 minggu, usia dimana ibu hamil sudah saatnya akan melahirkan.

“Kecelakaannya mengerikan. Saat aku tiba disana, supir truk cedera parah namun masih hidup. Aku kemudian mengecek ke tumpukan kayu dan menemukan sang ibu sudah meninggal, tapi aku terkejut saat mendengar tangisan bayi,” ucap Elton Fernando Barbosa, salah satu petugas medis yang datang ke lokasi.

“Sang ibu sepertinya terkena benturan yang sangat keras sehingga membuat perutnya robek dan melemparkan bayinya. Beruntung, bayi ini sehat dan tidak terluka sedikitpun. Ini keajaiban,” lanjut Elton.

Bayi ini kemudian diberi nama Giovanna yang berarti dilindungi oleh Tuhan.