Bahaya Buat Janin, Bila Bumil Kebanyakan Makan Vitamin A

doktersehat-kehamilan-hamil

DokterSehat.Com– Saat hamil berbagai asupan zat gizi ibu harus terpenuhi, mulai dari zat gizi makro, vitamin dan mineral. Pada kondisi hamil kita tentu tidak ingin kekurangan suatu zat gizi tertentu, namun ternyata terlalu banyak mengonsumsi vitamin A justru berbahaya bagi janin.

Vitamin A penting untuk ibu hamil karena bermanfaat untuk mendukung fungsi penglihatan dan tumbuh kembang janin. Berdasarkan Angka Kecukupan Gizi 2013 kebutuhan vitamin A meningkat 300 mcg. Namun umumnya angka ini dapat diperoleh dengan pemilihan bahan makanan yang tinggi vitamin A.

Pemenuhan kebutuhan vitamin A sangat penting bagi bayi, namun jika pemenuhannya berlebihan hal ini dapat berbahaya. Vitamin A adalah salah satu jenis vitamin larut lemak. Jika asupan vitamin A berlebihan maka oleh tubuh vitamin ini akan disimpan dan jika terlalu berlebihan dapat menganggu kerja organ tubuh ibu. Sedangkan, menurut penelitian yang dilakukan di University of Newcastle Australia, kelebihan asupan vitamin A dapat memengaruhi tumbuh kembang bayi.

Asupan vitamin A dengan rentang 10.000 IU (Internasional Unit) hingga 30.000 IU setiap harinya dapat meningkatkan risiko terjadinya efek teratogenik. Efek ini dapat menyebabkan perkembangan embrio sel yang tidak normal selama kehamilan. Kondisi ini akan merusak embrio janin dan dalam jangka panjang akan menyebabkan kecacatan pada janin (neural defect).

Ibu hamil yang sudah memenuhi kebutuhan vitamin A tubuhnya dari makanan terbukti tidak membutuhkan asupan vitamin A yang lebih dari 10.000 IU. Umumnya beberapa suplemen atau vitamin yang dikonsumsi ibu hamil memiliki kandungan vitamin A, maka dari itu ibu haru memerhatikan berapa asupan vitamin A hariannya.

Selama kehamilan ibu sebaiknya mencukupi kebutuhan vitamin A dari pemilihan bahan makanan misalnya buah atau sayur yang berwarna oranye seperti wortel atau mangga, sesuai dengan kebutuhan.

Jika ibu ingin mengonsumsi vitamin harus diperhatikan berapa kandungan vitamin A-nya. Jangan sampai asupan vitamin A berlebihan baik dari makanan atau suplemen, ya!