Terbit: 29 April 2018 | Diperbarui: 30 April 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Bagi ibu yang memiliki kelainan darah hemofilia, perlu waspada saat kehamilan. Ibu hamil yang mengalami hemofilia dapat melahirkan bayi dengan kondisi hemofilia juga. Bisakah hemofilia pada anak dicegah sejak dalam kandungan?

Ibu Hamil dengan Hemofilia Perlu Waspada akan Hal Ini

Apa itu hemofilia?

Hemofilia merupakan kelainan darah dimana darah tidak bisa menggumpal secara normal karena kekurangan protein untuk membekukan darah. Pada ibu hamil dengan hemofilia, kemungkinan akan mengalami perdarahan lebih lama setelag cedera.

Ketika mengalami perdarahan, tubuh biasanya mengumpulkan sel darah untuk membentuk bekuan darah yang dapat menghentikan pendarahan. Pembekuan darah didorong oleh partikel darah tertentu yaitu trombosit dan protein plasma.

Hemofilia adalah kelainan bawaan atau cacat genetik. Sekitar sepertiga penderita hemofilia tidak memiliki riwayat hemofilia namun disebabkan karena perubahan genetik secara spontan.

Gejala hemofilia

Gejala hemofilia antara lain sering mengalami pendarahan dan butuh waktu lama untuk membekukan darah. Sering mimisan, sering mual dan muntah, dan terdapat darah dalam urin atau tinja. Terkadang ibu hamil dengan hemofilia mengalami memar yang tidak dapat diketahui sebabnya dan sering mengalami bengkak pada tubuhnya.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku RT Mandiri - Advertisement

Ibu hamil dengan hemofilia

Bagi ibu hamil dengan hemofilia, perlu melakukan konsultasi dengan dokter untuk membicarakan kemungkinan risiko pendarahan saat hamil. Jika perlu, lakukan tes screening untuk melihat apakah kehamilan bisa dilanjutkan atau terpaksa dihentikan. Jika kehamilan akan tetap dilanjutkan, maka bicarakan juga mengenai rencana persalinan yang akan dilakukan. Umumnya ibu hamil hemofilia disarankan melakukan persalinan normal untuk meminimalisir komplikasi.

Setelah lahir, lakukan tes pada bayi untuk mengetahui apakah ia juga mengalami hemofilia. Hemofilia merupakan kelainan bawaan sehingga tidak dapat dicegah sejak dalam kandungan. Namun dengan perawatan yang tepat, anak dengan hemofilia tetap dapat hidup mandiri.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi