Terbit: 16 Februari 2018 | Diperbarui: 24 Januari 2022
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com- Saat hamil, kondisi perkembangan janin perlu dipantau seiring perkembangan usia kehamilan. Jika pertumbuhan janin tidak sesuai dengan usianya, ada kemungkinan bayi mengalami IUGR (Intrauterine Growth Restriction). Kondisi ini sering disebut dengan pertumbuhan janin yanb tertunda atau janin tidak berkembang.

Tanda-Tanda Ibu dan Janin Mengalami IUGR

Kondisi bayi yang mengalami IUGR bisa dideteksi sejak bayi berusia 1-3 bulan melalui USG. Ciri bayi yang mengalami pertumbuhan janin lambat antara lain:
Hasil USG tetap
Setiap memeriksakan diri ke dokter, akan dilakukan USG untuk mengetahui kondisi perkembangan janin. USH juga dapat mendeteksi adanya cacat lahir dan membantu menentukan hari perkiraan lahir. Pada bayi yang mengalami IUGR, hasil USG saat trimester pertama dan kedua tidak menunjukkan perkembangan signifikan.

Tidak bergerak
Memasuki usia kehamilan 4 atau 5 bulan, biasanya sang ibu akan merasakan gerakan janin di perut. Namun jika awalnya bergerak lalu tidak bergerak maka kemungkinan ini menjado pertanda bayi tidak berkembang dalam kandungan.

Kadar hCG menurun
HCG atau human gonadotropin adalah hormon yang diproduksi selama kehamilan. Pada janin yang berkembang dengan normal, kadar hCG akan terus melonjak hingga usia 9-16 minggu. Namun pada janin yang mengalami IUGR kadar hormon hCG hanya sedikit.

Tidak ada detak jantung bayi
Saat pemeriksaan kehamilan biasanya dilakukan pemeriksaan untuk mengetaui detak jantung bayi. Jika pada tes pertama dan kedua tidak terdengar detak jantung bayi, maka kemungkinan bayi akan mengalami IUGR. Namun hal ini perlu pemeriksaan lanjut karena kondisi ini juga bisa disebabkan oleh posisi bayi dan kondisi plasenta.

Selain mengamati perkembangan janin, kondisi IUGR juga bisa dilihat dari kondisi ibu saat hamil. Salah satu tanda yang terlihat adalah menurunnya sensitivitas payudara dan ukurannya mengecil. Hal ini disebabkan karena hormon yang mendukung pertumbuhan bayi telah berkurang atau berhenti.

Tanda lain yang bisa diamati ibu antara lain apabila selama kehamilan mengalami morning sickness namun tiba-tiba berhenti sebelum trimester berakhir, hal ini bisa menjadi gejala IUGR karena hormon pertumbuhan janin berhenti berkembang. Tanda berikutnya adalah keluarnya air ketuban sebelum waktunya dan ibu sering merasa kram.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi