Terbit: 19 Maret 2018 | Diperbarui: 30 Desember 2021
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com- Bagi beberapa pasangan, jenis kelamin anak merupakan hal yang penting. Ketika sudah berusaha agar dapat hamil anak perempuan, lalu ternyata hasil USG menunjukkan bahwa janin dalam rahim Anda adalah laki-laki, mungkin akan terbesit sedikit kekecewaan dalam diri Anda dan pasangan. Kekecewaan akan jenis kelamin anak yang tidak sesuai harapan sering disebut gender disappointment.

Ketika Jenis Kelamin Bayi Tidak Sesuai Harapan

Penyebab orang tua kecewa dengan jenis kelamin anak

Ada beberapa penyebab mengapa orang tua merasa kecewa dengan jenis kelamin si buah hati, yaitu:
1. Adanya tuntutan untuk melahirkan anak dengan jenis kelamin tertentu dari keluarga.
2. Orang tua ingin memiliki anak dengan jenis kelamin yang berbeda dari anak yang sudah dimiliki.
3. Orang tua merasa kesulitan mengurus anak dengan jenis kelamin tertentu.

Mengapa topik gender disappointment ini jarang dibicarakan oleh orang tua?

Topik gender disappointment ini sebenarnya merupakan hal yang sering terjadi. Namun sayangnya hal ini merupakan topik yang jarang dibicarakan oleh para orang tua. Dilansir dari laman bellybelly, penyebab para orangtua enggan membahas hal ini antara lain karena:

1. Dianggap tidak bersyukur
Akan terasa sangat tidak pantas jika Anda mengungkapkan kekecewaan Anda pada keluarga atau teman yang sedang berjuang mempunyai anak atau baru saja mengalami keguguran. Kekecewaan Anda akan dianggap sebagai sikap yang tidak bersyukur sementara orang lain berjuang agar memiliki anak atau agar anaknya dapat bertahan hidup.

2.Orang tua tidak mau dianggap egois
Anda tidak mau dianggap sebagai orang tua yang egois dan tidak sensitif, apalagi ketika si kecil lahir dengan sehat, normal dan tidak kekurangan apa pun.

3. Dianggap bukan orang tua yang baik
Mendengar keluhan Anda tentu Anda akan dianggap bukan orang tua yang baik karena tidak menerima jenis kelamin anak Anda.

Menurut Diane McGreal, seorang psikolog klinik menjelaskan bahwa wajar jika orang tua merasa kecewa akan jenis kelamin anak, namun yang terpenting adalah tidak membuat kekecewaan itu berlarut-larut dan menimbulkan rasa benci pada anak.

Mengatasi gender disappointment

Kekecewaan pada jenis kelamin anak perlu diatasi dengan baik. Apabila tidak dihadapi dengan baik maka dapat memicu tindakan aborsi, baby blues, dan kebencian pada anak. Dilansir dari laman parents, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menghadapi kekecewaan tersebut:

1. Meluapkan perasaan Anda
Ketika melihat hasil USG atau mendengar penjelasan dokter bahwa anak Anda memiliki jenis kelamin yang berbeda dari yang Anda harapkan, maka Anda boleh saja meluapkan kekecewaan Anda dengan menangis, atau melakukan apa saja hingga Anda lega. Namun Anda perlu ingat bahwa jangan telalu sedih karena stres dapat memengaruhi kesehatan janin Anda.

2. Percaya bahwa Anda mampu menjadi ibu yang baik
Setelah dapat menerima jenis kelamin anak Anda, secara perlahan Anda akan mulai menyayangi dan percaya bahwa Anda bisa mencintai anak Anda dengan baik. Hormon oksitosin yang dikeluarkan tubuh saat persalinan dapat membuat Anda mencintai dan menyayangi bayi Anda serta melupakan kekecewaan yang Anda rasakan. Ingatlah selalu bahwa kehadiran anak adalah sebuah anugerah dari Tuhan dan pasti akan membawa kebahagiaan dalam rumah tangga Anda.

Bagaimana dengan Anda, Mom? Pernahkah mengalami kekecewaan yang sama? Yuk bagikan cerita Anda di kolom komentar!


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi