Terbit: 26 Februari 2018 | Diperbarui: 31 Desember 2021
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com- Wanita hamil umumnya selalu menjadi pusat perhatian bagi orang-orang di sekitarnya. Kadang mereka dapat perlakuan spesial, namun kadang mereka mendapat banyak komentar yang menyakitkan. Ingatlah bahwa ibu hamil cenderung lebih sensitif dan emosional, karena itu hindari melontarkan kalimat yang dapat membuatnya kesal.

Jangan Ucapkan Kalimat Ini Pada Ibu Hamil

Saat mendengar kalimat yang membuatnya kesal, mungkin ibu hamil tidak akan langsung bereaksi. Namun bisa saja kalimat tersebut membekas dalam pikirannya dan mempengaruhi kondisi psikisnya. Dilansir dari laman pregnancycorner, berikut ini beberapa kalimat yang sebaiknya tidak Anda ucapkan pada wanita hamil:

“Badannya gemuk banget, naik berapa kilo?”
Kenaikan berat badan saat hamil adalah hal yang wajar, namun masalah berat badan bisa jadi hal yang sensitif bagi ibu hamil. Pertanyaan tentang berat badan dapat memicu ibu hamil mengalami mommyrexia, yaitu obsesi untuk memiliki tubuh ramping selama hamil sehingga ibu hamil melakukan diet ketat yang dapat berbahaya bagi bayi.

“Melahirkan normal itu gampang kok”
Anda mungkin melontarkan kalimat ini untuk memberi semangat pada ibu hamil bahwa ia bisa melahirkan dengan normal. Namun Anda harus ingat bahwa setiap kehamilan adalah unik dan kondisi setiap ibu tidak bisa disamakan antara satu ibu dengan yang lainnya. Anda bisa memberikan semangat dengan kalimat harapan seperti “Semoga nanti persalinannya lancar ya, kamu pasti bisa”.

Selain itu kalimat ini membuat persalinan normal dianggap selalu lebih baik dari operasi caesar, faktanya keduanya sama baiknya bagi ibu hamil dan bayi. Hormati pilihan setiap ibu untuk melahirkan dengan operasi caesar maupun normal.

“Dinikmati aja sekarang, nanti kalau sudah punya anak gak akan bisa sebebas ini”
Kalimat ini secara tak langsung menyatakan bahwa setelah punya anak ibu tidak akan punya kehidupan lain selain mengurus anak. Jika ibu hamil terus mengingat kalimat ini, dikhawatirkan akan memicu baby blues saat kelahiran bayinya nanti. Faktanya, setelah melahirkan ibu bisa menikmati kehidupannya dan bisa melakukan apa pun yang ia mau. Jadi sebaiknya hindari mengucapkan kalimat ini pada ibu hamil.

“Kasihan, kamu terlihat capek dan berantakan”
Setiap kehamilan membawa efek yang berbeda bagi perempuan. Ada yang membuatnya jadi ingin selalu tampil cantik, dan ada juga yang ingin tampil apa adanya tanpa polesan make up. Apa pun itu, sebaiknya Anda tidak mengomentari penampilannya. Jika Anda melihat teman Anda yang sedang hamil kewalahan menghadapi sesuatu, sebaiknya segera tawarkan bantuan Anda untuk mengatasinya.

“Jangan makan/melakukan ini, nanti begini/begitu”
Anda mungkin berniat baik ingin mengingatkan teman Anda bahwa beberapa makanan atau aktivitas tertentu tidak baik bagi kehamilan. Sebenarnya tida apa-apa jika Anda ingin mengingatkan sesuatu pada teman Anda, namun pastikan bahwa yang Anda sampaikan adalah fakta dan bukan hanya mitos belaka yang tidak terbukti kebenarannya.

“Kok sudah hamil lagi?”
Kalimat ini biasanya diucapkan pada ibu hamil yang sudah punya banyak anak atau baru saja memiliki anak usia balita. Apakah ini merupakan kehamilan yang direncanakan atau tidak, hal ini termasuk ranah pribadi orang lain. Jika Anda mendengar kabar kehamilan rekan atau kerabat Anda, sebaiknya ucapkan selamat dan doakan agar kehamilannya berjalan lancar.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi