Terbit: 27 Januari 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Wanita yang mengandung untuk pertama kali biasanya belum menyiapkan pakaian khusus hamil. Mereka akan mengenakan pakaian seadanya sehingga saat kandungan membesar baju jadi semakin ketat.

Jangan Pakai Baju Ketat Saat Hamil, Risikonya Besar!

Menurut perkataan beberapa orang, pakaian yang ketat konon bisa membuat bayi susah bergerak hingga ibu mengalami keguguran. Benarkan pakaian ketat sangat berbahaya untuk ibu hamil?

Pakaian ketat sebenarnya tidak bisa membuat ibu mengalami keguguran. Hingga sekarang belum ada kasus keguguran akibat pakaian yang sempit. Meski tidak membahayakan janin, risiko menggunakan pakaian ketat masih cukup besar.

Berikut dampak menggunakan pakaian ketat saat hamil:

1. Menyebabkan maag
Sistem pencernaan saat hamil, sistem pencernaan makanan dari ibu akan sedikit melambat. Saat menggunakan pakaian ketat, makanan akan menumpuk di lambung karena susah dicerna. Dampaknya, asam lambung akan naik ke kerongkongan dan menyebabkan maag.

2. Aliran darah terhambat
Saat hamil, volume darah yang dipompa ke seluruh tubuh akan meningkat dengan tajam. Darah yang mengalirkan oksigen juga harus menyuplai kebutuhan bayi sehingga setiap hari terjadi peningkatan aliran darah sebanyak 50%.

Saat menggunakan pakaian yang ketat, darah yang mengalir akan sedikit terhambat. Selain itu, jantung juga sedikit berdetak karena mendapatkan tekanan dari luar. Kalau ibu terus-terusan menggunakan pakaian ketat, aliran darah tidak akan lancar dan kesemutan akan sering terjadi.

3. Nyeri dada, punggung, dan kaki
Aliran darah yang tidak lancar akibat pakaian ketat juga menyebabkan pembengkakan pada beberapa bagian tubuh. Dampaknya, ibu hamil akan kerap mengalami menyeri pada dada sehingga susah bernapas, punggung, dan kaki.

4. Infeksi ragi vagina
Saat hamil, ibu hamil akan memproduksi cairan vagina dengan jumlah lebih banyak. Kalau pakaian yang digunakan sangat ketat seperti celana jeans, sirkulasi udara di dalam celana tidak berjalan lancar. Dampaknya, bakteri dan ragi yang ada di sekitar vagina akan berkembang dengan pesat dan menyebabkan infeksi.

Daripada risiko cukup fatal di atas terjadi, ibu hamil lebih disarankan menggunakan pakaian yang lebih longgar seperti daster atau kaos dan celana yang bisa melar.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi