Terbit: 20 Februari 2018 | Diperbarui: 31 Desember 2021
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com- Kehamilan adalah masa yang tepat untuk mendukung tumbuh kembang anak sejak janin. Pembentukan organ-organ penting tubuh janin dimulai saat masa kehamilan. Dalam pembentukan organ tubuh tersebut zat gizi merupakan bahan baku pembuatannya. Salah satu zat gizi yang dapat mendukung kepintaran anak adalah iodium.

Ini Zat Gizi yang Penting Saat Hamil Agar Anak Pintar

Iodium merupakan salah satu dari lima zat gizi yang diharuskan pemenuhan kebutuhannya untuk ibu hamil oleh Kementerian Kesehatan RI. Iodium berperan penting dalam mendukung generasi anak Indonesia yang tumbuh optimal dan cukup gizi. Pemenuhan kebutuhan iodium bagi anak harus dimulai dari masa kehamilan.

Iodium adalah salah satu bagian dari hormon yang mengatur pertumbuhan tubuh baik pada janin, anak-anak, ataupun dewasa. Pada janin iodium memegang peranan penting untuk mengatur mengatur perkembangan dan pertumbuhan bayi. Iodium merupakan zat pembentuk otak dan sistem saraf yang mengatur IQ (nilai kecerdasan otak) anak. Sehingga apabila saat hamil ibu kekurangan asupan iodium maka akan ada resiko anak memiliki IQ yang rendah. Tidak hanya itu kekurangan iodium bahkan dapat beresiko pada nyawa bayi karena bahan baku untuk pertumbuhan organ vitalnya tidak terpenuhi.

Asupan iodium yang cukup pada saat hamil selain membuat pembentukan dan perkembangan sistem otak anak optimal, juga akan mendukung pertumbahan fisik anak yang baik. Asupan iodium yang cukup akan mencegah anak dari kretin atau gangguan fisik baik saat dilahirkan dan masa pertumbuhan.

Iodium dapat diperoleh dari bahan makanan yang berasal dari laut, bahan makanan tersebut yang paling sering kita konsumsi adalah garam. Pemerintah telah melakukan wajib fortifikasi (penambahan zat gizi tertentu pada suatu bahan makanan) pada garam yang ada di Indonesia. Sehingga harus dipastikan bahwa selama masa kehamilan ibu mengkonsumsi garam yang beriodium. Menurut Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan kandungan iodium yang harus ada pada garam berfortifikasi adalah 30-80 ppm. Sebaiknya ibu hamil mengonsumsi garam dengan kandungan iodium yang tinggi yaitu 70-80 ppm. Angka ini biasanya dapat kita lihat pada kemasan garam.

Asupan iodium sangat penting untuk pembentukan otak yang mendukung kepintaran anak sejak janin. Jadi pastikan saat hamil ibu mengonsumsi garam beriodium ya.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi