Terbit: 21 Februari 2018 | Diperbarui: 7 Januari 2022
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com- Salah satu masalah yang sering terjadi saat kehamilan adalah bayi terlilit tali pusat. Banyak ibu yang khawatir saat mengetahui kondisi bayinya terlilit tali pusat. Meskipun hal ini umum terjadi dan umumnya tidak berbahaya, namun pada beberapa kasus, lilitan tali pusat pada bayi memang dapat mengancam keselamatan bayi. Seberapa berbahayakah kondisi bayi terlilit tali pusat ini?

Berbahayakah Jika Bayi Terlilit Tali Pusat?

Selama di dalam kandungan, tali pusat merupakan penghubung antara janin dengan ibu untuk mengalirkan nutrisi dari ibu ke aliran darah bayi. Panjang tali pusat umumnya sekitar 50 cm. Karena pergerakan bayi yang aktif, bayi dapat terlilit tali pusat di bagian leher.

Umumnya lilitan tali pusat di leher bayi tidak berbahaya. Lilitan tali pusat cukup longgar sehingga mudah dilepas saat persalinan. Kejadian ini bisa terjadi sekitar 20-30% dari kelahiran atau sekitar 1 dari 3 bayi mengalami terlilit tali pusat. Bukan hanya pada leher, tali pusat juga bisa melilit anggota badan lainnya seperti tangan atau badan bayi.

Namun pada beberapa kasus, lilitan pada leher bayi yang terlalu kencang dapat membahayakan janin. Jika lilitan lebih dari satu, kondisi ini bisa menekan bayi terlalu kencang sehingga membuatnya kurang aktif bergerak. Hal ini dapat memicu janin meninggal dalam kandungan.

Saat diketahui lilitan pada leher bayi terlalu kencang, dokter atau bidan mungkin akan menjepit atau memotong tali pusar sebelum bahu keluar dari vagina. Namun, hal ini jarang terjadi.

Kondisi lain yang berbahaya adalah jika lilitan menyebabkan denyut jantung janin melemah seketika. Hal ini terjadi karena tali pusat dapat meregang dan terkompresi saat melahirkan sehingga menurunkan aliran darahnya. Apabila Anda mengalami hal ini, denyut janin Anda akan terus dipantau. Jika selama itu kondisinya baik, persalinan dapat dilanjutkan tanpa hambatan.

Banyak orang tua beranggapan bahwa bayi yang terlilit tali pusat harus menjalani persalinan caesar, namun sebenarnya tidak demikian. Jika hanya terdapat satu lilitan tali pusat pada leher bayi, umumnya hal ini bukan masalah serius dan ibu tetap dapat melahirkan secara normal. Sedangkan jika lilitan tali pusat pada bayi tidak hanya pada leher tetapi pada anggota badan lainnya yang menyebabkan denyut jantung bayi melemah, maka mungkin diperlukan operasi caesar agar ibu dan bayi dapat diselamatkan.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi