Terbit: 11 Maret 2018 | Diperbarui: 3 Januari 2022
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com- Bagi Bunda yang sedang mengalami kehamilan kedua, apakah Anda mengalami perbedaan kenaikan berat badan dibandingkan kehamilan pertama? Jika Anda merasakannya, hal ini termasuk wajar kok Bun. Yuk cari tahu apa penyebabnya!

Beda Kenaikan Berat Badan saat Kehamilan Pertama dan Berikutnya

Photo Credit: pixabay.com

Penyebab perbedaan kenaikan berat badan pada kehamilan kedua

Setiap kehamilan sebenarnya berbeda-beda, termasuk perbedaan kenaikan berat badan pada kehamilan pertama dan kedua. Umumnya pada kehamilan kedua berat badan akan naik lebih banyak dan lebih cepat, serta perut akan lebih cepat menonjol dibanding kehamilan pertama. Dilansir dari laman momjunction, berikut ini beberapa penyebab perbedaan kenaikan berat badan pada kehamilan kedua:

1. Efek dari kehamilan sebelumnya
Setelah melahirkan anak pertama, Anda mungkin akan kesulitan menurunkan berat badan dan mengembalikan berat badan Anda ke angka semula sebelum kehamilan. Jika selisih waktu antara kehamilan pertama dan kedua terlalu dekat, biasanya Anda belum sempat berolahraga rutin untuk memangkas lemak yang menumpuk selama kehamilan.

2. Pengaruh hormon
Kehamilan dapat mengubah tubuh Anda, termasuk mengubah hormon dan metabolisme tubuh. Pada kehamilan kedua, tubuh Anda sudah mengalami banyak perubahan yang dapat membuat tubuh lebih mudah menyimpan lemak dan sulit menurunkan berat badan.

3. Posisi bayi Anda lebih menurun
Sejak kehamilan pertama, rahim Anda tidak menyusut kembali ke ukuran sebelumnya. Hal ini menyebabkan perut Anda mulai menonjol lebih cepat dari sebelumnya. Kondisi ini dipengaruhi oleh otot-otot perut yang lebih longgar sejak kehamilan pertama. Kondisi ini mungkin menyebabkan Anda lebih sering untuk buang air kecil lebih daripada kehamilan pertama dan menyebabkan ketidaknyamanan panggul.

Secara umum, Anda mungkin menghadapi kehamilan kedua dengan lebih santai. Namun sebaiknya Anda tetap menjaga kesehatan dengan baik seperti makan makanan yang sehat, rajin berolahraga dan menghindari beberapa aktivitas berat.

Jaga kesehatan ya Bunda!


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi