Terbit: 15 Maret 2018 | Diperbarui: 4 Januari 2022
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com- Berbeda dengan peraturan cuti hamil untuk perempuan di berbagai negara yang umumnya sekitar 2-3 bulan, lamanya cuti melahirkan bagi ayah atau paternal leave lebih beragam. Penasaran mana negara yang memiliki paternal leave paling lama? Simak ulasannya berikut ini.

6 Negara dengan Cuti Hamil Terpanjang, Mana Saja?

Photo Credit: Pexels.com

Negara dengan durasi cuti melahirkan untuk ayah paling lama

Banyak negara yang mulai melihat perlunya kehadiran ayah bersama keluarganya di masa awal-awal kelahiran anak sehingga mengeluarkan kebijakan paternal leave untuk ayah. Meskipun negara memiliki peraturan umum mengenai hal ini, namun biasanya setiap perusahaan memiliki peraturan tersendiri mengenai lamanya cuti yang bisa diambil dan apakah cuti tersebut berbayar atau tidak (unpaid leave).

Dilansir dari laman Business Insider, inilah daftar negara dengan peraturan paternal leave terbaik:

1. Finlandia

Warga Finlandia dapat menikmati cuti hamil sejak 7 minggu sebelum hari perkiraan kelahiran bayi. Setelah melahirkan, ibu dapat menikmati tambahan cuti selama 16 minggu. Cuti ini berlaku bagi ibu dengan status pelajar, pengangguran atau wiraswasta. Finlandia juga menawarkan cuti ayah berbayar selama 8 minggu.

2. Islandia

Islandia memberikan kesempatan total cuti hamil dan melahirkan selama 9 bulan. Ibu baru mendapatkan 3 bulan cuti, ayah juga mendapat 3 bulan cuti lalu sisanya dibebaskan pada ibu dan ayah untuk menghabiskan cuti yang tersisa. Umumnya baik ayah dan ibu mendapatkan 80% dari gaji mereka selama menjalani cuti.

3. Swedia
Orang tua baru di Swedia berhak mendapatkan cuti 480 hari dengan tetap mendapatkan gaji sebesar 80% dari gaji bulanan mereka. Ibu berhak mendapat cuti selama 18 minggu pertama setelah melahirkan, lalu sisanya diatur kembali oleh ayah dan ibu. Swedia juga memberikan cuti berbayar selama 90 hari untuk ayah. Hal ini ditujukan untuk menguatkan ikatan antara ayah dan anak pascapersalinan.

4. Denmark

Ibu baru di Denmark mendapat total cuti hamil dan melahirkan selama 18 minggu dengan rincian 4 minggu sebelum persalinan dan 14 minggu sesudahnya. Tidak ada potongan gaji untuk ini. Selama 14 minggu tersebut ayah dapat mengambil cuti selama 2 minggu.

5. Norwegia
Dibandingkan negara lain, aturan cuti hamil di Norwegia mungkin lebih fleksibel dan menguntungkan bagi orang tua. Ibu bisa mengambil cuti selama 35 atau 45 minggu dengan tetap menerima gaji sebesar 80% dan ayah berhak mengambil cuti selama 10 minggu.

6. Lithuania

Lithuania disebut-sebut sebagai negara dengan kebijakan cuti melahirkan terbaik. Ibu mendapatkan 18 minggu cuti dengan gaji penuh, ayah mendapat cuti selama 4 minggu dan keduanya mendapat tambahan cuti selama 156 minggu untuk dibagi. Dari cuti tambahan tersebut orang tua dapat mengambil cuti dengan gaji terbayar penuh selama 52 minggu hingga anak berumur 1 tahun atau mendapat gaji sebesar 70% untuk 104 minggu pertama hingga anak berumur 2 tahun. Selebihnya, masa cuti merupakan cuti tidak berbayar.

Nah, bagaimana pendapat Bunda mengenai cuti melahirkan di negara-negara tersebut? Berikan pendapat Bunda di kolom komentar ya!


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi