Terbit: 14 April 2018 | Diperbarui: 4 Januari 2022
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com- Kelahiran prematur memiliki risiko tinggi bagi kesehatan bayi. Beberapa gangguan kesehatan bayi yang sering dialami oleh bayi antara lain gangguan pernapasan, penglihatan dan pendengaran. Sebagian besar kelahiran prematur adalah kejadian spontan, yaitu ibu mengalami kontraksi dini yang mengharuskan bayi lahir prematur. Lalu, mungkinkah menunda kelahiran prematur?

4 Perawatan Untuk Menunda Kelahiran Prematur

Perawatan untuk menunda kelahiran bayi prematur

Kelahiran bayi disebut prematur apabila bayi lahir sebelum usia kehamilan mencapai 37 minggu. Bayi yang lahir pada usia kehamilan sekitar 20-25 minggu umumnya memiliki masalah kesehatan jangka panjang seperti masalah saraf, atau bahkan cacat lahir.

Sedangkan bayi prematur yang lahir di antara usia kehamilan 34-37 minggu umumnya memiliki gangguan kesehatan termasuk autisme dan cerebral palsy. Karena itu jika ibu hamil mengalami tanda-tanda persalinan dini, segera periksakan ke dokter untuk dilihat kemungkinan apakah persalinan bayi prematur bisa ditunda. Penundaan persalinan prematur memungkinkan bayi untuk berada lebih matang di dalam kandungan sehingga lahir dalam kondisi yang lebih sehat.

Beberapa perawatan yang bisa dilakukan untuk menunda persalinan prematur antara lain:

1. Suntikan ACS (Antenatal corticosteroid)
Suntikan ini berfungsi untuk mendorong percepatan paru-paru, otak dan sistem pencernaan bayi Anda. Selain itu obat ini juga membantu mengurangi masalah pendarahan dalam otak dan gangguan pernapasan lainnya. ACS akan disuntikkan ke lengan atau kaki dan efektif bekerja hingga 24 jam. Bagi Anda yang berisiko mengalami kelahiran prematur, dokter mungkin akan memberikan suntikan ini sekitar minggu ke-23 hingga ke-34.

2. Tokolitik
Tokolitik berguna untuk menghentikan kontraksi dalam waktu singkat, sekitar 48 jam. Penundaan ini dapat memberi Anda waktu untuk mendapatkan pengobatan ACS atau megnesium sulfat. Namun perlu diingat bahwa pengobatan ini mungkin tidak cocok dengan pasien dengan masalah jantung atau preeklamsia berat.

3. Progesteron

Progesteron dapat menunda persalinan dengan cara membantu mengurangi efek peregangan rahim dan pelunakan leher rahim yang dapat memicu persalinan. Namun penggunaan progesteron sebagai penunda persalinan masih diragukan keefektifannya.

4. Cerclage rahim
Prosedur cerclage rahim banyak dilakukan pada wanita dengan leher rahim pendek. Prosedur ini dilakukan dengan menjahit leher rahim agar bayi tidak lahir sebelum waktunya. Umumnya prosedur ini dilakukan pada usia kehamilan yang memasuki 37 minggu.

Perlu diketahui beberapa perawatan di atas perlu disesuaikan dengan kondisi ibu dan janin. Tidak semua perawatan di atas bisa diterapkan pada setiap ibu hamil yang mengalami persalinan dini. Dokter mungkin akan menyarankan Anda untuk melahirkan prematur jika terjadi komplikasi kehamilan atau kondsis medis lain yang akan lebih aman jika bayi Anda dilahirkan lebih awal.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi