Terbit: 8 Agustus 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com -Hormon adalah substansi alami yang dihasilkan oleh tubuh. Zat ini bekerja sebagai jembatan komunikasi antara sel dan organ sehingga menimbulkan efek signifikan pada tubuh secara fungsi.

Mengenal Berbagai Jenis Hormon Seks pada Tubuh Wanita dan Fungsinya

Pada tubuh wanita, hormon ada banyak jenisnya. Namun, yang berfungsi khusus untuk keperluan seksual dan reproduksi ada tiga buah. Hormon ini bekerja secara kompleks, saling membantu, atau malah saling menghilangkan efeknya. Berikut ulasan lengkap tentang hormon seks yang ada di dalam tubuh wanita dan fungsinya untuk tubuh.

Jenis hormon seks pada wanita

Seperti yang dikatakan sebelumnya, hormon seks pada wanita jenisnya ada tiga. Hormon ini terdiri dari estrogen, progesteron, dan testosteron. Penjelasan lengkap tentang fungsi dari hormon-hormon ini, simak ulasan berikut.

  1. Estrogen

Estrogen adalah hormon seks utama pada wanita yang sebagian besar diproduksi di ovarium. Selain di ovarium, beberapa estrogen juga diproduksi di kelenjar adrenal dan sel lemak. Lebih lanjut, wanita yang sedang hamil juga memproduksi estrogen di plasenta untuk membantu pertumbuhan dari bayi.

Secara umum fungsi dari estrogen adalah membentuk atau mematangkan fungsi seksual dari wanita. Estrogen berperan untuk pubertas wanita saat memasuki usia belasan tahun, menstruasi setiap bulan, kehamilan, dan menopause yang terjadi saat wanita berusia 50-an tahun.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Kids Baby - Advertisement

Estrogen yang memberikan efek pada organ selain vagina dan sistem reproduksi. Beberapa organ tubuh yang terkena efek dari hormon ini adalah otak, sistem kardiovaskular, kulit, rambut, dan saluran kemih. Pada wanita yang belum menopause, jumlah dari hormon ini sekitar 15-350 pg/mL.

  1. Progesteron

Progesteron juga merupakan salah satu hormon seks pada wanita. Hormon ini diproduksi di ovarium setelah wanita mengalami ovulasi. Saat sedang hamil, plasenta dari bayi juga menghasilkan progesteron dengan jumlah terbatas.

Fungsi dari hormon ini adalah menyiapkan lapisan di rahim. Lapisan ini adalah endometrium tempat sel telur yang telah dibuahi melakukan implantasi sebelum akhirnya tumbuh dan terus membesar. Saat janin di dalam rahim membesar, hormon juga menjaga kesehatannya.

Kadar progesteron akan terus meningkat dan menekan estrogen pasca ovulasi. Dengan mencegah estrogen diproduksi dalam jumlah banyak, kehamilan bisa terjadi dengan lancar.

  1. Testosteron

Sebagian besar masyarakat awam selalu menganggap testosteron sebagai salah satu hormon seks pada pria saja. Padahal semua manusia memiliki hormon ini dengan kadar yang berbeda-beda. Pada wanita, kadar dari hormon ini normalnya adalah 15-70 ng/dL.

Testosteron di dalam tubuh wanita bekerja sebagai peningkat gairah seksual. Mengatur siklus menstruasi setiap bulan agar normal, dan menjaga kesehatan otot dan juga tulang. Penurunan testosteron secara berlebihan bisa sebabkan banyak masalah pada wanita seperti osteoporosis dan mudah capai.

Perubahan hormon seks pada wanita

Setiap siklus di dalam tubuh wanita menyebabkan hormon naik dan juga turun. Perubahan ini sering terjadi pada wanita yang sedang menstruasi. Perubahan estrogen dan progesteron menyebabkan wanita mengalami perubahan mood yang besar serta rasa sakit di dalam tubuh khususnya perut ketika PMS.

Saat pubertas dan hamil juga terjadi perubahan hormon di dalam tubuh wanita. Berbeda dengan pria yang hormonnya sering stabil, perubahan hormon pada wanita sulit sekali ditebak. Kinerja dari hormon juga sangat kompleks sehingga wanita selalu terdampak secara fisik dan emosional.

Inilah beberapa hormon seks pada wanita dan fungsinya secara menyeluruh. Hormon yang ada di dalam tubuh bekerja sesuai fungsi, saling mendukung, atau saling menekan untuk mendapatkan efek yang baik untuk tubuh. Oh ya, Anda bisa mengecek kadar hormon di dalam tubuh dengan tes darah.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi