Hoaks Kesehatan Ini Sudah Terlanjur Viral. Apa Kamu Juga Mempercayainya?

doktersehat-kanker-mulut-bau-cegukan

DokterSehat.Com– Derasnya arus informasi di sosial media membuat kita terkadang mempercayai beberapa informasi yang ternyata hoaks atau tidak benar. Sayangnya, banyak sekali hoaks kesehatan yang kadung viral dan dipercaya oleh masyarakat yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Apa sajakah hoaks kesehatan tersebut?

Keracunan akibat makan mie instan dan cokelat bersamaan
Dalam hoaks kesehatan ini, mie instan disebut-sebut memiliki kandungan arsenic pentoxide yang bisa berubah menjadi arsenic trioxide jika tercampur dengan bahan kimia dari cokelat. Padahal, BPOM sudah menjamin bahwa di dalam mie instan tidak memiliki racun arsenic.

Minum air dingin setelah makan memicu kanker
Jika kita terbiasa minum air dingin setelah makan, maka kandungan minyak dalam makanan disebut-sebut akan menjadi lebih padat dan akhirnya melapisi usus dan memicu kanker. Sayangnya, anggapan ini sama sekali tidak benar adanya karena semua makanan dan minuman akan diproses agar memiliki suhu yang sama dengan tubuh kita.

doktersehat-ikan-lele
Lele memiliki 3 ribu sel kanker
Hoaks ini berasal dari kecenderungan lele yang tinggal di lingkungan berlumpur atau kurang bersih sehingga dianggap memiliki lebih dari 3 ribu sel kanker. Padahal, kebanyakan lele yang dipasarkan adalah yang dibudidayakan di kolam yang bersih. Makan lele justru bisa memberikan manfaat kesehatan bagi tubuh kita.

Sayap ayam dan ceker ayam memicu kanker
Bagian sayap ayam disebut-sebut sering disuntik saat berada di peternakan sehingga memiliki banyak kandungan kimia berbahaya pemicu kanker. Sementara itu, ceker ayam dianggap sebagai bagian tubuh ayam yang paling jorok. Pakar kesehatan menyebutkan bahwa anggapan ini sama sekali tidak benar adanya.

doktersehat-udang-goreng
Makan udang dengan vitamin C bisa memicu kematian
Jika kita mengkonsumsi udang atau makanan laut lainnya dengan vitamin C layaknya pada minuman jeruk, maka resiko untuk terkena kematian mendadak meningkat. Padahal, asalkan udang atau makanan laut lainnya tidak terkontaminasi logam berat atau racun tertentu, kita tidak akan mengalami keracunan meski setelahnya minum vitamin C.

Lintah pada kangkung bisa masuk ke perut
Banyak pesan berantai yang menyebutkan bahwa lintah bisa bertahan hidup pada batang kangkung yang kita masak dan akhirnya masuk ke dalam perut kita. Padahal, jika lintah terkena asam lambung, Ia pasti mati karena tidak tahan dengan lingkungan di dalam perut kita.