Terbit: 19 Februari 2020
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: dr. Jati Satriyo

Hirsutisme adalah pertumbuhan rambut tebal pada wanita di tempat di mana area rambut halus biasa tumbuh. Rambut berlebih ini bisa muncul di atas bibir, di dagu, dada, perut, dan punggung. Kondisi ini terjadi akibat peningkatan kadar hormon pria (androgen). Dalam sebagian besar kasus, kondisi ini tidak disebabkan oleh kondisi medis yang serius, namun penyebab hirsutisme dan kondisi yang mendasarinya mungkin perlu diobati.

hirsutisme-doktersehat

Gejala Hirsutisme

Ketika kadar androgen yang tinggi menyebabkan hirsutisme, tanda-tanda lain mungkin berkembang dari waktu ke waktu, proses ini disebut virilisasi. Virilisasi adalah kondisi di mana wanita mengembangkan pola rambut pria dan sifat fisik maskulin lainnya.

Wanita dengan virilisasi seringkali memiliki ketidakseimbangan dalam hormon seksnya, termasuk hormon seks pria seperti testosteron. Tanda virilisasi mungkin termasuk:

  • Suara yang semakin dalam (berat)
  • Botak
  • Jerawat
  • Ukuran payudara mengecil
  • Peningkatan massa otot
  • Pembesaran klitoris

Kapan Harus ke Dokter?

Jika Anda merasa memiliki terlalu banyak rambut tebal di wajah atau bagian tubuh lainnya, konsultasi dengan dokter tentang opsi perawatan yang bisa dilakukan. Anda mungkin dirujuk ke dokter yang spesialis dalam gangguan hormon (endokrinologis) atau masalah kulit (dermatologis).

Penyebab Hirsutisme

Peningkatan kadar androgen atau kepekaan berlebihan pada folikel rambut terhadap androgen dapat menyebabkan hirsutisme. Berikut ini adalah beberapa penyebab hirsutisme lainnya yang umum terjadi, di antaranya:

  • Gen

Terkadang, hirsutisme bisa berjalan dalam keluarga. Jika ibu atau saudara perempuan Anda memilikinya, kemungkinan besar Anda akan mendapatkannya.

  • Hormon

Sering kali, kondisi ini dikaitkan dengan tingginya kadar hormon androgen. Androgen dalam tubuh wanita adalah sesuatu yang normal jika berada pada tingkat yang rendah. Ketika jumlahnya terlalu tinggi, hal itu menyebabkan hirsutisme dan hal-hal lain, seperti jerawat, suara berat, dan payudara kecil.

  • Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS)

Kondisi ini yang sering dimulai di masa pubertas dan menyebabkan ketidakseimbangan hormon seks. Selama bertahun-tahun, seorang wanita dengan PCOS dapat secara perlahan menghasilkan pertumbuhan rambut berlebih, menstruasi yang tidak teratur, obesitas, infertilitas, dan terkadang munculnya kista pada ovarium.

  • Sindrom Cushing

Kondisi ini terjadi ketika tubuh seorang wanita terpapar hormon kortisol tingkat tinggi. Hal ini dapat berkembang dari kelenjar adrenalin yang membuat terlalu banyak kortisol, atau dari minum obat-obatan seperti prednison dalam jangka waktu lama.

  • Hiperplasia Adrenal Kongenital

Kondisi yang diturunkan ini ditandai oleh produksi hormon steroid yang abnormal, termasuk kortisol dan androgen oleh kelenjar adrenal.

  • Tumor

Tumor yang mensekresi androgen di ovarium atau kelenjar adrenal dapat menyebabkan hirsutisme. Meski begitu, kondisi ini adalah sesuatu yang jarang terjadi.

  • Obat-obatan

Beberapa obat dapat menyebabkan hirsutisme seperti minoxidil, danazol, testosterone, dan dehydroepiandrosterone (DHEA). Jika pasangan Anda menggunakan produk topikal yang mengandung androgen, Anda dapat terpengaruh juga melalui kontak kulit-ke-kulit.

Pada beberapa kasus, kasus hirsutisme terjadi tanpa sebab yang dapat diidentifikasi.

Faktor Risiko

Beberapa faktor yang dapat memengaruhi kemungkinan Anda mengembangkan hirsutisme, termasuk:

  • Riwayat keluarga. Beberapa kondisi yang menyebabkan rambut berlebih, termasuk hiperplasia adrenal kongenital dan sindrom ovarium polikistik terjadi dalam keluarga.
  • Ras. Wanita keturunan Mediterania, Timur Tengah, dan Asia Selatan lebih cenderung memiliki rambut tubuh lebih banyak tanpa sebab.
  • Obesitas. Menjadi gemuk menyebabkan peningkatan produksi androgen, kondisi yang dapat memperburuk hirsutisme.

Diagnosis Hirsutisme

Diagnosis dilakukan dengan tes khusus untuk mengukur jumlah hormon tertentu dalam darah, termasuk hormon testosteron. Cara ini dapat membantu menentukan apakah kadar androgen yang meningkat menyebabkan rambut berlebih.

Selain itu, dokter mungkin juga memeriksa perut dan melakukan pemeriksaan panggul untuk mencari massa yang bisa menunjukkan tumor. Dokter juga dapat menguji kadar hormon prolaktin untuk memeriksa tanda-tanda tumor di kelenjar hipofisis, memeriksa kadar gula, dan kolesterol darah.

Guna membantu mengidentifikasi tumor atau penyimpangan fisik yang dapat menyebabkan hirsutisme, Anda mungkin disarankan melakukan:

  • MRI untuk memindai otak.
  • CT scan untuk kelenjar adrenal.
  • USG untuk ovarium.

Pengobatan Hirsutisme

Pengobatan rambut berlebih tanpa tanda-tanda gangguan endokrin maka tindakan khusus tidak diperlukan, kondisi ini membuat hirsutisme bisa sembuh. Sedangkan untuk wanita yang membutuhkan perawatan khusus, itu berarti termasuk merawat kelainan yang mendasarinya, mengembangkan rutinitas perawatan diri, dan mencoba berbagai terapi serta obat-obatan.

Perawatan Rumahan

  • Mencabut

Mencabut rambut berlebih adalah metode yang baik untuk menghilangkan beberapa helai rambut, tetapi tidak berguna untuk menghilangkan sebagian besar rambut. Rambut yang dicabut biasanya tumbuh kembali. Metode ini dapat dilakukan dengan pinset, benang tipis (threading) atau perangkat lain yang dirancang untuk mencabut rambut.

  • Cukur

Mencukur adalah tindakan yang cepat dan murah, tetapi perlu diulangi secara teratur.

  • Waxing

Waxing melibatkan pengolesan wax hangat pada kulit di mana rambut yang tidak diinginkan tumbuh. Setelah wax mengeras, Anda menariknya dari kulit untuk menghilangkan rambut. Waxing menghilangkan rambut dari area yang luas dengan cepat, tetapi cara ini menimbulkan rasa sakit sementara dan kadang-kadang menyebabkan iritasi atau kemerahan pada kulit.

  • Depilasi

Depilasi merupakan pembuangan helai rambut dengan membiarkan akar rambut tetap utuh. Prosedur ini dilakukan dengan menerapkan zat kimia khusus di area kulit dengan rambut berlebih. Produk-produk ini tersedia dalam berbagai bentuk, seperti gel, krim atau lotion. Perlu diwaspadai, teknik ini dapat mengiritasi kulit dan menyebabkan dermatitis. Anda harus mengulangi pencabutan secara teratur untuk mempertahankan efeknya.

  • Bleaching

Metode ini dilakukan dengan mencerahkan warna rambut, membuatnya kurang terlihat pada orang dengan kulit terang. Pemutih rambut biasanya mengandung hidrogen peroksida sehingga bisa menyebabkan iritasi kulit. Sebelum menggunakan langsung dalam jumlah banyak, tes terlebih dahulu pada area kecil di kulit.

Obat-obatan

Jika perawatan rumahan tidak efektif mengatasi rambut berlebih, bicarakan dengan dokter tentang obat yang bisa dikonsumsi untuk mengatasi hirsutisme. Berikut adalah beberapa obat yang bisa digunakan, di antaranya:

  • Kontrasepsi Oral

Pil KB atau kontrasepsi hormonal lainnya yang mengandung estrogen dan progestin, bisa digunakan untuk mengobati hirsutisme yang disebabkan oleh androgen. Kemungkinan efek samping termasuk mual dan sakit kepala.

  • Anti-androgen

Obat-obatan jenis ini menghalangi androgen menempel pada reseptor yang ada di dalam tubuh. Obat ini kadang-kadang diresepkan setelah enam bulan menggunakan kontrasepsi oral namun tidak cukup efektif mengatasi hirsutisme.

Anti-androgen yang paling umum digunakan untuk mengobati hirsutisme adalah spironolactone. Hasilnya sederhana dan membutuhkan waktu setidaknya enam bulan untuk dapat terlihat. Kemungkinan efek samping termasuk menstruasi tidak teratur. Penting untuk diketahui, obat ini dapat menyebabkan cacat lahir, sehingga penting untuk menggunakan kontrasepsi saat meminumnya.

  • Krim Topikal

Eflornithine adalah krim resep khusus untuk rambut wajah berlebih pada wanita. Krim ini diterapkan langsung ke area wajah yang terkena dua kali sehari. Eflornithine membantu memperlambat pertumbuhan rambut baru tetapi tidak menghilangkan rambut yang ada. Biasanya, krim ini digunakan dengan terapi laser untuk meningkatkan respon.

Prosedur Medis

  • Elektrolisis

Metode ini dilakukan dengan memasukkan jarum kecil ke setiap folikel rambut. Jarum memancarkan denyut arus listrik untuk merusak dan akhirnya menghancurkan folikel. Pada orang dengan rambut pirang atau putih alami, elektrolisis adalah pilihan yang lebih baik daripada terapi laser. Perawatan ini mungkin perlu dilakukan beberapa kali.

Elektrolisis efektif tetapi bisa menyakitkan. Krim mati rasa yang digunakan di kulit sebelum perawatan dapat mengurangi ketidaknyamanan.

  • Terapi laser

Cahaya laser melewati kulit untuk merusak folikel rambut dan mencegah rambut tumbuh (photoepilation). Bagi Anda yang rambut berlebihnya tidak ingin hitam, cokelat, atau cokelat kemerahan, photoepilation biasanya merupakan pilihan yang lebih baik daripada elektrolisis.

Bicarakan dengan dokter tentang risiko dan manfaat berbagai laser yang digunakan. Orang dengan kulit yang kecokelatan atau berpigmen gelap berisiko lebih tinggi mengalami efek samping dari laser tertentu, termasuk penggelapan atau pencerahan warna kulit yang biasa, lepuh, dan peradangan.

Pencegahan Hirsutisme

Hirsutisme umumnya tidak dapat dicegah. Tetapi menurunkan berat badan jika Anda kelebihan berat badan dapat membantu mengurangi rambut berlebih, terutama jika Anda memiliki sindrom ovarium polikistik.

 

  1. Anonim. Hirsutism. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/hirsutism/symptoms-causes/syc-20354935. (Diakses pada 19 Februari 2020).
  2. Anonim. Hirsutism. https://www.webmd.com/women/guide/hirsutism-hair-women#1. (Diakses pada 19 Februari 2020).
  3. Felman, Adam. 2010. What to know about hirsutism. https://www.medicalnewstoday.com/articles/182659#symptoms. (Diakses pada 19 Februari 2020).


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi