5 Pemicu Hipertensi pada Generasi Muda Milenial

hipertensi-anak-muda-kekinian-doktersehat

DokterSehat.Com – Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah salah satu gangguan pada tubuh yang cukup umum terjadi. Penyakit ini biasanya menyerang mereka yang sudah berusia dewasa atau lanjut akibat gaya hidup atau kondisi kesehatan tertentu. Hipertensi pada usia muda jarang terjadi meski pada masa sekarang mulai mengalami peningkatan.

Anak muda dari golongan milenial dengan usia 18-30 tahun ternyata rentan sekali mengalami hipertensi. Dari beberapa penelitian yang dilakukan di Amerika, setidaknya 20 persen anak muda mengalami hipertensi. Kondisi ini terjadi karena banyak faktor di bawah ini.

  1. Obesitas

Salah satu penyebab hipertensi yang paling besar adalah obesitas atau kegemukan. Pemuda milenial biasanya tidak acuh dengan kondisi badannya. Terlebih mereka yang sibuk bekerja dari pagi sampai malam hingga lupa waktu. Akhirnya kondisi tubuh membesar karena lemak dan membuat pembuluh darah di sekitarnya tertekan.

Kondisi obesitas yang muncul ini tidak hanya menyebabkan tekanan darah jadi tinggi saja. Ada banyak hal yang bisa terjadi mulai dari munculnya serangan jantung, penurunan fungsi seksual, dan gangguan hormon. Kalau obesitas terus dibiarkan, ada kemungkinan juga fertilitas dari seseorang akan mengalami penurunan.

  1. Pola makan yang amburadul

Fokus utama dari milenal muda adalah mendapatkan pekerjaan yang baik dan gajinya lumayan untuk bertahan hidup. Selebihnya mereka akan mengacuhkan banyak hal termasuk untuk makan. Saat makan siang dan malam, mereka akan membeli apa saja yang dirasa mudah didapatkan dan nyaman untuk perut.

Akibat pola makan yang amburadul ini kebutuhan makro nutrien di dalam tubuh kacau. Seseorang akan sering kelebihan kalori sehingga tubuh menyimpannya dalam bentuk cadangan lemak. Selain itu terlalu banyak mengonsumsi lemak dan karbohidrat sederhana juga bisa memicu munculnya diabetes.

  1. Jarang berolahraga

Waktu untuk makan saja sangat sedikit, bagaimana dengan olahraga? Milenial muda akan menghabiskan minggunya dengan beristirahat atau tidur. Kalau ada waktu senggang, mereka akan lebih banyak pelesir atau berburu makanan tertentu. Olahraga bukanlah prioritas utama sehingga peredaran darah akan mengalami gangguan.

Kondisi hipertensi akan muncul dengan sendirinya seiring dengan berjalannya waktu. Saat lemak mengalami peningkatan di dalam tubuh, fungsi dari pembuluh darah akan terhambat. Jantung pun juga mengalami gangguan pada ritme kerjanya. Agar tubuh kembali membaik, olahraga rutin harus dilakukan meski hanya sekadar jalan santai.

  1. Sibuk dengan gadget

Terlalu sibuk dengan gadget adalah hal yang biasa dilakukan oleh anak muda milenial. Mereka yang bekerja terlalu keras akan berada di depan laptopnya selama berjam-jam hingga selesai. Selain itu, mereka yang ingin eksis di dunia maya juga harus memainkan ponselnya sehingga keaktifannya menurun.

Meski aktif dengan perangkat yang dimiliki, generasi milenial sudah seharusnya tetap berolahraga atau bergerak aktif. Kalau hobi fotografi coba banyak melakukan perburuan di luar ruangan. Hobi live bisa dilakukan sambil jalan santai. Terakhir kalau capai bekerja, istirahat 5-10 menit untuk peregangan.

  1. Jarang mengecek kesehatan

Terakhir dan termasuk paling penting adalah pemeriksaan kesehatan. Setiap sebulan sekali atau beberapa bulan sekali lakukan pengecekan kesehatan. Anda bisa datang ke Puskesmas atau klinik kesehatan lainnya. Periksa tekanan darah, berat badan, dan ada atau tidaknya gangguan pada tubuh. Kalau ada gangguan, Anda bisa segera mengatasinya.

Nah, kalau Anda merasa sebagai anak muda kekinian yang ingin sehat dan tidak mau mengalami hipertensi, mulai saat ini lakukan gaya hidup sehat. Lebih perhatikan apa yang dimakan dan lakukan olahraga secara rutin. Terakhir, rutinlah mengecek tekanan darah.