Hipertensi Bisa Bikin Mata Minus Semakin Parah?

baca-buku-kaca-mata-doktersehat
Photo Source: Flickr/Paolo Sarteschi

DokterSehat.Com– Terdapat sebuah anggapan yang dipercaya oleh masyarakat, yakni jika seseorang yang sudah mengalami mata minus juga terkena hipertensi atau tekanan darah tinggi, maka kondisi mata minusnya menjadi semakin parah. Sebenarnya, apakah anggapan ini sesuai dengan fakta medis?

Pakar kesehatan dari Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) dr. Rina La Distia Nora, SpM(K), PhD menyebutkan bahwa hipertensi yang tidak dikontrol dengan baik ternyata memang bisa mempengaruhi kondisi kesehatan mata. Hal ini disebabkan oleh pengaruh kondisi pembuluh darah yang berpengaruh besar pada mata.

“Hipertensi kan terkait langsung dengan pembuluh darah. Padahal, di retina mata juga ada banyak pembuluh darah. Penderita tekanan darah tinggi memiliki pembuluh darah yang cenderung kaku sehingga bisa menghambat aliran darah. Kondisi ini berpengaruh besar pada kesehatan mata,” ungkap dr. Rina.

Hanya saja, gangguan kesehatan mata yang terkait dengan hipertensi ini adalah retinopati hipertensi yang mempengaruhi kondisi retina dan tidak terkait dengan kondisi mata minus.

“Jadi retinopati hipertensi memiliki banyak tingkatan. Semakin berat kondisi retinopati hipertensi, semakin besar gangguan penglihatan yang muncul karena saraf matanya sudah sampai kena,” jelas dr. Rina.

Saat mengalami tekanan darah tinggi, maka dinding pembuluh darah yang ada di retina akan semakin menebal. Hal ini akan memicu penyempitan pembuluh darah dan membuat pasokan darah menuju retina akan menurun. Kondisi inilah yang merusak saraf dan akhirnya menyebabkan gangguan penglihatan. Dalam beberapa kasus, hal ini bahkan bisa berimbas pada kebutaan.

Pakar kesehatan menyebut mereka yang memiliki hipertensi jangka panjang, penyakit jantung, kondisi aterosklerosis atau pembuluh darah kaku, pengidap diabetes, pengidap kolesterol tinggi, pengidap obesitas, mereka yang suka mengonsumsi makanan dengan kandungan garam yang tinggi, hobi merokok, hobi menenggak alkohol, dan yang terkena stres sebagai orang-orang yang paling rentan terkena retinopati hipertensi. Gejala dari masalah kesehatan ini adalah menurunnya penglihatan secara perlahan-lahan, pembengkakan pada mata, pandangan ganda, sakit kepala, dan pecahnya pembuluh darah.

Demi mencegah masalah kesehatan ini, penderita hipertensi harus pandai-pandai mengendalikan tekanan darahnya dengan baik.