Sering Salah! Begini Cara Mengompres Anak Demam yang Benar

cara-kompres-anak-panas-doktersehat

DokterSehat.Com– Anak demam biasanya segera dirawat secara alami di rumah dengan cara kompres. Caranya mudah, Anda hanya memerlukan air  dan kain kompres. Cara kompres anak ini diyakini dapat meredakan demam. Sebelum ke cara mengompres anak demam, terlebih dahulu simak apa itu demam hingga kesalahan cara mengompres.

Apa Itu Demam?

Demam adalah suhu tubuh meningkat di atas kisaran normal dari 36 hingga 37 derajat Celcius, yaitu di antara 98 hingga 100 derajat Fahrenheit. Demam merupakan bagian dari respons tubuh dalam mengatasi penyakit.

Beberapa penyakit yang diawali dengan gejala demam, yaitu demam berdarah, campak, rubella, dan batuk pilek dalam berbagai tingkat keganasan. Terkadang demam mungkin naik terlalu tinggi, sehingga demam bisa menjadi serius dan menyebabkan komplikasi.

Ketika anak panas, segera kompres anak agar demamnya cepat mereda. Kini sudah banyak cara menurunkan panas dengan kompres yang praktis dan dapat dibeli di apotek. Sayangnya, masih banyak yang tidak tahu cara mengompres anak demam yang benar.

Perlu Anda ketahui, jika cara kompres anak salah, suhu tubuh malah akan semakin tinggi dan demam akan semakin parah.

Menurut dr. Herbowo Agung F Soetomenggolo Sp.A bahwa turun atau tidaknya demam dipengaruhi banyak hal terutama penyebab demam itu sendiri. Cara Kompres  minimal dapat membuat anak lebih nyaman dan hampir 90 persen berhasil menurunkan demam.

Cara Kompres Anak Panas Bukan di Jidat dan dengan Air Dingin!

Cara kompres anak panas yang benar adalah dengan menggunakan air hangat dan bukan menggunakan air dingin. “Es malah meningkatkan suhu tubuh,” ujar dr. Mulya Rahma Karyanti, SpA saat ditemui di Balai Kota Jakarta beberapa waktu lalu.

Manfaat kompres air hangat akan membuka pori-pori, sehingga panas pada tubuh bisa keluar melalui pori-pori tersebut. Kompres sebaiknya dilakukan sekitar 15 menit.

Cara mengompres anak demam yang selama ini dilakukan adalah meletakkan di kening. Perlu dipahami juga bahwa kompres penurun panas yang efektif adalah dengan meletakkannya  di daerah lipatan, seperti ketiak dan paha. Apa Alasannya?

“Kepala (kompres) kurang efektif karena terhalang tulang tengkorak. Jadi, paling efektif di lipatan-lipatan pembuluh darah besar. Di situ pembuluh darah lewat terjadi penguapan. Tujuannya, agar panas keluar lewat pori-pori tubuh,” terang Ketua Divisi Infeksi dan Pediatri Tropik Departemen Ilmu Kesehatan FKUI ini.

Hal yang sama juga diutarakan dr. Herbowo, menurutnya sebagian besar orang salah kaprah dalam menggunakan kompres penurun panas. Cara kompres anak panas yang benar adalah menggunakan air hangat atau air suam kuku.

“Kompres dengan air dingin tidak digunakan lagi karena hanya menurunkan demam sesaat dan justru akan menimbulkan demam lebih tinggi setelahnya,” dr, Herbowo menambahkan.

Kompres hangat akan membuat seluruh reseptor demam di tubuh menyadari anak sedang mengalami peningkatan suhu. Tubuh merespons demam dengan mengeluarkan zat-zat yang bisa menurunkan demam. Perlu diketahui bahwa reseptor demam kita ada di seluruh permukaan kulit.

“Bukan (kompres) di kening saja. Saat menghangatkan seluruh permukaan kulit, terjadi pelebaran pembuluh darah di seluruh kulit, sehingga aliran darah bertambah dan panas tubuh makin cepat dibuang ke udara,” urainya.

Cara Kompres Anak Panas yang Benar

Cara menurunkan panas dengan kompres anak akan sangat mujarab jika dilakukan dengan baik. Berikut beberapa cara mengompres anak demam dengan cara yang benar:

1. Siapkan Perlengkapan Kompres

Cara mengompres demam memang sederhana dan tergolong mudah. Anda hanya membutuhkan wadah, air hangat, dan sehelai kain kompres. Pertama yang harus anda lakukan adalah mencelupkan kain ke dalam air hangat dan kemudian diperas. Sesederhana itu bukan? Namun manfaat kompres tidak main-main, lho!

2. Mengompres dengan Air Hangat ke Seluruh Tubuh

Cara menurunkan panas dengan kompres yang benar adalah dengan meletakan kain kompres di daerah lipatan, seperti ketiak dan paha selama 15 menit. Bisa juga dengan menyeka seluruh tubuhnya dengan kompres hangat, atau dengan cara menyuruh anak berendam di air hangat atau air suam kuku.

Anda pernah mendengar pertolongan pertama dengan kompres alkohol? Sebaiknya cara ini Anda abaikan karena dapat menimbulkan efek toksik (keracunan) pada anak.

3. Perbanyak Minum Air

Setelah selesai dikompres hangat, perbanyaklah minum air mineral. Menurut jurnal dari Sullivan JE dan Farrar HC bertajuk Fever and Antipyretic Use in Children, pada saat demam kebutuhan cairan meningkat sampai 1,5 kali dari kebutuhan normal. Apabila kekurangan cairan, maka demam akan meninggi.

Minum air yang banyak fungsinya untuk menjaga kecukupan cairan dan mencegah timbulnya panas lebih tinggi. Ingat! Jangan minum minuman yang mengandung kafein (teh, kopi) karena akan menyebabkan sering berkemih atau kencing sehingga makin kekurangan cairan.

“Jika anak Anda tidak mau minum banyak, sehingga terlihat lemah atau terdapat tanda-tanda dehidrasi, segeralah bawa ke rumah sakit. Selain itu, jika terdapat tanda gawat lainnya seperti sesak, kejang yang tidak berhubungan langsung dengan demam, jangan ditunda-tunda,” dr. Herbowo mengimbau.

4. Perbanyak Istirahat

Biarkan anak beristirahat untuk membantu menurunkan demam, karena makin banyak beristirahat, makin cepat sembuh. Hal lain yang patut diingat, tidak ada hubungannya antara demam dan makanan pantangan.

Selama demam dan sakit, metabolisme akan terganggu. Menurut dr. Herbowo, sebaiknya mengonsumsi makanan yang lunak sehingga mudah dicerna. Hindari pula pemakaian baju berlapis dan selimut tebal karena dapat menghambat kulit untuk melakukan pertukaran panas dengan udara.

Cara Mengatasi Demam dengan Obat Herbal

Selain dengan kompres hangat, demam juga dapat diatasi dengan beberapa obat herbal berikut ini:

1. Daun Kelor

Daun kelor atau moringa adalah tanaman tropis yang memiliki banyak manfaat nutrisi dan sebagai obat alami. Hampir semua bagian tanaman mengandung vitamin, mineral, antioksidan, dan agen antibakteri.

Sebuah studi menemukan bahwa kulit kelor mengurangi demam pada seekor kelinci. Oleh karenanya, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan bagaimana kelor dapat mengurangi demam pada manusia.

2. Teh Jahe

Minum secangkir teh jahe panas dapat menyebabkan berkeringat, yang membantu menurunkan demam. Cara membuat teh jahe cukup mudah, gunakan setengah sendok teh jahe yang sudah diiris ke dalam 1 gelas air Panas. Kemudian saring, dan siap untuk diminum.

3. Minyak Esensial

Menggunakan minyak peppermint, minyak jahe, minyak kelapa, dan minyak kulit kayu manis dapat membantu menghangatkan sistem peredaran darah dan menyebabkan keringat. Minyak lavender, thyme, rosemary, eucalyptus, dan sage juga dapat membantu memberikan kenyamanan yang menenangkan saat mengobati demam.

Campurkan beberapa tetes minyak peppermint dengan minyak kelapa dan gosokkan di bagian bawah kaki Anda dan bagian belakang leher.

Baca juga: 8 Cara Mengatasi Demam pada Anak Paling Ampuh dan Cepat

Apakah Demam Berbahaya bagi Kesehatan?

Demam bukan sesuatu yang berbahaya, namun yang patut diantisipasi justru kondisi sesudah demam berlangsung. Segala tindakan dalam menangani demam berpusat bukan pada seberapa banyak demam dapat ditekan, tetapi bagaimana pasien nyaman meskipun sempat kejang pada 24 jam pertama.

“Penelitian menunjukkan, kejang demam tetap ada meski demam diturunkan. Kejang demam terjadi pada awal perubahan suhu yang mendadak. Hanya terjadi pada 2 sampai 4 persen populasi anak demam alias kasus langka. Kejang tidak menimbulkan kematian, cacat, serta tidak menurunkan tingkat intelegensi,” dr. Herbowo memaparkan.

_

Itu dia cara menurunkan panas dengan kompres yang benar dan bisa Anda praktikkan di rumah. Tetapi, jika demam anak tidak kunjung menurun, segera periksakan ke dokter.

 

Informasi kesehatan ini telah ditinjau oleh dr. Jati Satriyo

 

Sumber:

  1. Brazier, Yvette. 2017. Fever: What you need to know. https://www.medicalnewstoday.com/articles/168266.php. (Diakses 20 November 2019)
  2. Anonim. Tanpa tahun. Bring Down a Fever Naturally With These Home Remedies. https://www.besthealthmag.ca/best-you/home-remedies/natural-home-remedies-for-fevers/. (Diakses 20 November 2019)
  3. LaVolpe, Natalie. Tanpa Tahun. 10 Natural Ways To Treat A Fever. https://www.farmersalmanac.com/10-natural-ways-treat-fever-26657. (Diakses 20 November 2019)