Terbit: 2 Februari 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Beberapa orang kerap berujar: “Usia hanyalah deretan angka yang tidak berarti apa-apa”. Ada kalanya, seseorang sudah memiliki usia sudah tua, tapi tubuhnya segar bugar dan wajahnya awet muda. Sementara itu, karena kerap melakukan aktivitas tertentu, seseorang jadi lebih tua meski umurnya belum kepala 3.

Hindari 4 Aktivitas Ini agar Tidak Cepat Tua

Agar Anda bisa tetap awet muda meski usia sudah semakin banyak, coba kurangi atau jangan lakukan aktivitas-aktivitas di bawah ini.

1. Terlalu banyak menonton TV
Menyaksikan TV yang menampilkan acara kesayangan adalah hal yang sangat mengasyikkan. Akhirnya, Anda berada di depan TV selama berjam-jam setiap harinya dan tidak menyadari kalau angka harapan hidup turun sedikit demi sedikit.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh British Journal of Sports Medicine terhadap  11.000 orang yang berusia di atas 25 tahun. Menyaksikan TV selama 4 jam sehari mengurangi harapan hidup hingga 22 menit. Sementara itu, mereka yang menyaksikan siaran TV selama 6 jam per hari bisa mengurangi harapan hidupnya hingga 5 tahun.

2. Tidak makan lemak sama sekali
Beberapa orang yang sedang diet dan ingin mengurangi berat badan akan menghindari makanan berlemak. Padahal makanan berlemak tetap bermanfaat untuk memberikan energi pada tubuh. Saat diet Anda tetap harus mengonsumsi lemak khususnya lemak tak jenuh yang terdapat pada aneka ikan atau kacang-kacangan.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku PTH - Advertisement

3. Sering mengalami stres
Saat mengalami stres kadar hormon kortisol dan norepinefrin di dalam darah akan meningkat. Hormon ini menyebabkan tekanan darah meningkat dan imunitas tubuh turun. Lebih lanjut, Stres yang berkepanjangan meningkatkan risiko terjadinya pengerasan pembuluh darah dan pengecilan otak yang membahayakan kesehatan.

4. Hobi menyantap makanan manis
Makanan manis akan menyebabkan tubuh mengalami obesitas dan terus menumpuk lapisan lemak. Saat tubuh terus membesar dan tidak bisa terkontrol kinerja organ akan menurun dan risiko terkena penyakit berbahaya akan tinggi.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi