Terbit: 3 Februari 2021 | Diperbarui: 4 Februari 2021
Ditulis oleh: Devani Adinda Putri | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Heterochromia adalah istilah medis untuk seseorang dengan warna bola mata berbeda. Ketahui apa itu heterochromia, ciri, penyebab, dan pembahasan lengkap lainnya di sini.

Heterochromia (Warna Mata Beda): Ciri, Penyebab, Cara Mengatasi, dll

Apa Itu Heterochromia?

Heterochromia adalah kondisi di mana seseorang memiliki warna iris mata berbeda atau bola mata memiliki lebih dari satu warna. Heterochromia berasal dari bahasa Yunani Kuno yaitu “heteros” berarti berbeda dan “chroma” artinya warna. Seseorang dengan warna bola mata berbeda akan terlihat lebih menarik lebih cantik.

Warna mata, rambut, dan kulit seseorang dipengaruhi oleh melanin, yaitu pigmen pewarna. Orang dengan warna lebih gelap berarti memiliki konsentrasi dan distribusi melanin lebih banyak.

Perbedaan distribusi melanin pada mata dapat menyebabkan perbedaan warna mata. Kebanyakan kasus warna bola mata berbeda terjadi akibat faktor genetik atau bawaan lahir (congenital heterochromia) tanpa gejala yang membahayakan mata, namun perbedaan warna mata bisa jadi tanda dari gejala suatu penyakit.

Ciri-Ciri Heterochromia

Anda dapat melihat ciri-ciri heterochromia dari iris mata seseorang secara langsung. Iris mata adalah bagian berwarna pada mata (sering disebut bola mata) yang berfungsi untuk mengatur cahaya yang masuk ke mata.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku RT Mandiri - Advertisement

Orang dengan heterochromia memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Memiliki warna berbeda di bola mata. Misalnya, satu bola mata berwarna kecokelatan dan satunya lagi kebiruan.
  • Satu bola mata memiliki lebih dari satu warna.
  • Garis bola mata memiliki warna berbeda dari bagian lain bola mata.

Perbedaan warna mata ini akan membuat penampilan seseorang lebih unik dan cantik. Warna bola mata berbeda lebih umum terjadi pada binatang seperti kucing, jarang terjadi pada manusia.

Kapan Harus ke Dokter?

Beberapa kasus warna bola mata berbeda pada manusia tidak berbahaya, namun tetap periksakan mata Anda bila mengalami gejala lain yang mengkhawatirkan. Selain itu, Anda bisa hubungi dokter bila perubahan warna mata terjadi setelah mengalami cedera mata, pendarahan, pembengkakan mata, atau kondisi lain yang berefek pada mata.

Penyebab Heterochromia

Melanin berperan penting pada warna kulit, rambut, dan kulit seseorang. Perbedaan distribusi melanin di kedua bola mata menyebabkan warna mata berbeda.

Faktanya, warna pada seseorang mungkin tidak konstans sepanjang hidup seseorang. Sebagai contoh, bayi yang lahir dengan mata biru dapat berubah warna matanya menjadi lebih gelap dalam 3 tahun pertama usianya. Jadi, perkembangan melamin ini sangat berpengaruh.

Faktor genetik juga berpengaruh, namun warna bola mata berbeda juga dikaitkan dengan penyakit dan sindrom berikut ini:

  • Sindrom Bloch-Sulzberger
  • Penyakit Bourneville
  • Sindrom Horner
  • Sindrom Parry-Romberg
  • Penyakit Hirschsprung
  • Sindrom Sturge-Weber
  • Penyakit von Recklinghausen
  • Sindrom Waardenburg

Acquired heterochromia adalah warna bola mata yang berubah dan berbeda bukan dari bawaan lahir, namun terjadi akibat sesuatu dalam hidup. Warna bola mata seseorang juga bisa berubah akibat komplikasi dari:

  • Cedera mata
  • Glaukoma
  • Pembengkakan mata
  • Tumor iris mata
  • Sindrom dispersi pigmen
  • Sindrom Posner-Schlossman
  • Pascaoperasi mata
  • Diabetes
  • Sindrom ektropion iris

Penyebab lainnya tidak diketahui. Sebagian orang dengan warna bola mata berbeda juga tidak mengalami masalah mata apa pun.

Baca Juga: 9 Jenis Sakit Mata pada Anak dan Cara Mengatasinya yang Ampuh

Diagnosis Heterochromia

Sebagian kasus perbedaan warna bola mata tidak berbahaya, tidak menyebabkan gejala, komplikasi, atau masalah penglihatan. Pemeriksaan mata diperlukan bila warna bola mata berubah dari waktu ke waktu dan Anda mengalami gejala atau masalah penglihatan.

Dokter akan memeriksa mata Anda dengan pemeriksaan fisik atau tes lain mungkin diperlukan, termasuk pemeriksaan kromosom atau tes darah bila dibutuhkan. Anda juga perlu periksa ke dokter untuk memastikan perubahan warna bola mata tidak terkait kondisi medis yang membahayakan.

Jenis Heterochromia

Berikut ini jenis heterochromia:

  • Heterochromia Lengkap (Iridis): Satu iris mata memiliki warna berbeda dari iris mata lainnya. Misalnya, satu bola mata berwarna cokelat dan satunya berwarna biru.
  • Heterochromia Segmental (Iridium): Satu iris memiliki warna berbeda di setiap bagian iris mata. Mungkin seperti perpaduan beberapa warna dalam satu bola mata.
  • Heterochromia Sentral: Lingkaran terluar iris memiliki warna berbeda dari seluruh bagian iris mata.

Orang tersebut mungkin memiliki bola mata dengan warna berbeda yang sangat jelas dan mudah dikenali. Sebagiannya lagi mungkin memiliki perbedaan warna bola mata yang tidak terlalu jelas dan hanya terlihat dalam kondisi pencahayaan tertentu atau hanya saat difoto.

Cara Mengatasi Heterochromia 

Congenital heterochromia atau perbedaan warna bola mata sejak lahir biasanya tidak menimbulkan efek kesehatan atau masalah penglihatan, jadi tidak memerlukan perawatan khusus. Orang tersebut memang lahir dengan keunikan tersebut.

Anda mungkin membutuhkan perawatan medis bila mengalami acquired heterochromia atau warna bola mata berubah akibat komplikasi atau kondisi medis tertentu yang mendasarinya. Silakan hubungi ophthalmologist atau dokter mata untuk pemeriksaan kesehatan penglihatan Anda secara menyeluruh.

Baca Juga: 15 Cara Menjaga Kesehatan Mata yang Mudah dan Ampuh!

Komplikasi Heterochromia

Acquired heterochromia harus menjadi perhatian khusus karena terjadi akibat suatu kondisi medis lain yang mendasarinya, bukan bawaan lahir. Komplikasi lain mungkin terjadi tergantung pada jenis penyakit penyebab perubahan warna bola mata, termasuk:

  • Kanker mata melanoma.
  • Kanker Neuroblastoma yang biasanya menginfeksi anak-anak di bawah usia 10 tahun.
  • Glaukoma, penumpukan cairan mata yang meningkatkan tekanan pada mata dan menyebabkan masalah penglihatan.

Selebihnya, perbedaan warna mata sejak lahir tidak menimbulkan gejala atau komplikasi apa pun.

Cara Mencegah Heterochromia

Congenital heterochromia genetik mungkin tidak dapat dicegah karena terjadi akibat faktor genetik dan proses alami saat proses pembentukan mata di dalam kandungan. Selain itu, distribusi melanin secara alami juga berperan dalam warna mata seseorang.

Sementara itu, Anda harus menjaga kesehatan mata dengan rajin konsumsi sayur dan buah yang kaya akan vitamin A. Anda juga harus hati-hati dalam berbagai aktivitas yang dapat membuat mata iritasi atau cedera.

Itulah pembahasan tentang apa itu heterochromia, penyebab, ciri, dan cara mengatasinya. Semoga informasi ini bermanfaat!

 

  1. Leonard, Jayne. 2017. Why are my eyes different colors?. https://www.medicalnewstoday.com/articles/319389. (Diakses pada 3 Februari 2021).
  2. American Academy of Ophthalmology. 2021. eyes different colors. https://www.aao.org/eye-health/diseases/what-is-heterochromia. (Diakses pada 3 Februari 2021).
  3. WebMD. 2020. Heterochromia. https://www.webmd.com/eye-health/heterochromia-iridis#1. (Diakses pada 3 Februari 2021).


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi