Terbit: 7 Mei 2020
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: dr. Adrian Setiaji

Hemoglobin atau Hb normal ibu hamil adalah hal yang perlu diperhatikan. Salah satu masalah yang cukup sering dihadapi oleh ibu hamil adalah penurunan kadar hemoglobin dalam darah atau dalam dunia medis dikenal anemia. Saat menderita anemia, darah di dalam tubuh tidak memiliki cukup sel darah merah yang sehat untuk membawa oksigen ke seluruh jaringan tubuh dan janin.

Hb Normal Ibu hamil Berdasarkan Usia Kandungan

Apa Itu Hemoglobin?

Hemoglobin adalah protein kompleks yang tersusun atas protein sederhana dan zat besi. Istilah hemoglobin yang  biasa disingkat menjadi Hb sebenarnya berasal dari kata ‘heme’ dan ‘globin’. Heme adalah kandungan zat besi dan globin adalah protein sederhana. Kedua kandungan tersebut lah yang menjadi komponen penyusun hemoglobin.

Hb Normal Ibu Hamil

Ibu hamil memerlukan nilai Hb yang normal agar kebutuhan oksigen bagi dirinya dan janinnya bisa dicukupi selama masa kehamilan. Berikut ini adalah Hb normal pada ibu hamil:

  1. Trimester pertama: 11,6-13,9 gram/dL
  2. Trimester kedua    : 9,7-14,8 gram/dL
  3. Trimester ketiga    : 9,5-15 gram/dL

Nah, itulah kadar Hb normal pada ibu hamil yang wajib diketahui.

Pentingnya Hemoglobin pada Ibu Hamil

Janin yang ada di dalam rahim ibu hamil membutuhkan oksigen agar bisa bertahan hidup. Hal ini membuat ibu hamil membutuhkan lebih banyak oksigen agar cukup untuk dirinya dan janinnya.

Hemoglobin di dalam sel darah merah ini memiliki peran untuk mengikat dan mendistribusikan oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh. Hemoglobin juga mengikat dan membawa karbon dioksida dari jaringan tubuh ke paru-paru.

Dengan begitu, peningkatan kebutuhan oksigen pada ibu hamil sangat terkait dengan peran hemoglobin. Kondisi Hb normal pada ibu hamil akan mendukung ibu hamil untuk bisa memenuhi kebutuhan oksigen janinnya.

Nilai Hb Rendah pada Ibu Hamil

Para ibu hamil cenderung memiliki nilai Hb yang lebih rendah dari nilai Hb normal. Nilai Hb rendah pada ibu hamil mengindikasikan masalah anemia selama kehamilan. Ada tiga kategori anemia yang ditunjukkan melalui nilai Hb rendah, yaitu anemia ringan, anemia sedang, dan anemia berat.

Di bawah ini adalah nilai Hb rendah ibu hamil disertai kategori anemia:

  1. Nilai Hb 9-10,9 gram/ dL mengindikasikan anemia ringan.
  2. Nilai Hb 7-8,9 gram/ dL mengindikasikan anemia sedang.
  3. Nilai Hb <7 gram/ dL mengindikasikan anemia berat.

Mengapa Hb Ibu Hamil Sering Mengalami Penurunan?

Meski Hb normal pada ibu hamil adalah sesuatu yang jarang terjadi, Anda tidak perlu khawatir karena nilai Hb yang rendah pada ibu hamil adalah hal yang wajar dan normal terjadi. Berikut ini adalah beberapa penyebab ibu hamil memiliki nilai Hb yang rendah, di antaranya:

1. Kekurangan Zat Besi

Penyebab nilai Hb yang rendah pada ibu hamil adalah kekurangan zat besi. Zat besi merupakan komponen penyusun hemoglobin. Sudah tentu kekurangan zat besi akan memengaruhi nilai Hb normal ibu hamil.

Ibu hamil yang mengalami kekurangan zat besi bisa disebabkan oleh beberapa hal. Kekurangan zat besi pada ibu hamil bisa dikarenakan asupan zat besi yang tidak tercukupi, adanya gangguan pada penyerapan zat besi, dan peningkatan kebutuhan zat besi.

2. Pengenceran Darah

Selama masa kehamilan, tubuh ibu hamil akan menyesuaikan diri. Darah ibu hamil akan mengalami pengenceran agar nutrisi bayi bisa tercukupi dan meringankan kerja jantung. Dengan demikian, volume darah ibu hamil akan bertambah.

Peningkatan volume darah lebih banyak pada pertambahan plasma darah. Jumlah sel darah merah dan hemoglobin tidak memiliki peningkatan yang seimbang dengan plasma darah. Hal ini membuat konsentrasi sel darah merah di dalam darah menjadi turun.

Nilai Hb pun juga ikut turun. Pengukuran konsentrasi hemoglobin di dalam sel darah merah ini akan terlihat pada nilai MCHC pada hasil pemeriksaan tes darah rutin atau Complete Blood Count (CBC).

Apa Dampak Jika Kadar Hb pada Ibu Hamil Rendah?

Tidak terwujudnya kadar Hb normal ternyata memiliki beberapa dampak. Nilai Hb yang rendah berdampak tidak hanya pada ibu hamil melainkan juga pada janinnya. Oleh karena itu, janganlah meremehkan dampak nilai Hb rendah pada ibu hamil.

Berikut ini adalah beberapa dampak yang muncul jika nilai Hb lebih rendah dari Hb normal, di antaranya:

1. Gangguan Kesehatan

Rendahnya nilai Hb pada ibu hamil sudah pasti berdampak pada kesehatan ibu hamil itu sendiri. Ibu hamil tersebut cenderung merasa lebih lelah, sering pusing, penampakan yang lebih pucat, sesak napas, merasa kedinginan, dan kuku mudah patah.

Selain itu, apabila nilai Hb terlalu rendah, maka ibu hamil akan mengalami angina. Ibu hamil tersebut akan merasakan kesakitan yang cukup parah pada dadanya. Rasa sakit tersebut perlahan menjalar ke bagian tubuh yang lain.

2. Kelahiran Prematur

Dampak nilai Hb rendah pada ibu hamil akan merangsang kelahiran prematur. Ibu hamil akan melahirkan bayi sebelum masuk usia kandungan pada minggu ke-37.

3. Keguguran

Tidak hanya kelahiran prematur, dampak nilai Hb yang rendah pada ibu hamil juga menyebabkan masalah kehamilan yang lain. Ada kemungkinan, ibu hamil akan mengalami keguguran jika memiliki nilai Hb yang rendah.

4. Kejadian BBLR

Pada beberapa kasus ibu hamil yang mengalami penurunan nilai Hb, mungkin ada yang terbebas dari masalah prematuritas atau keguguran. Akan tetapi, ibu hamil dengan Hb rendah cenderung melahirkan bayi yang memiliki berat lahir rendah yaitu di bawah 2500 mg.

Cara Mengembalikan Hb Normal pada Ibu Hamil

Terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan untuk bisa mengembalikan Hb normal pada ibu hamil. Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa dilakukan agar nilai Hb kembali normal, di antaranya:

1. Memperbaiki Asupan Gizi

Cara meningkatkan nilai Hb yang rendah pada ibu hamil adalah dengan memperbaiki asupan gizi. Perbanyaklah mengonsumsi berbagai jenis makanan yang kaya akan zat besi seperti buah jambu biji, kiwi, apel, jagung, buah tin, dan lainnya.

2. Kurangi Asupan yang Mengganggu Penyerapan Zat Besi

Hb normal pada ibu hamil bisa dilakukan dengan membatasi jenis asupan yang bisa mengganggu penyerapan zat besi. Kurangilah makanan yang mengandung kafein (teh dan kopi), gluten (aneka pasta), kalsium (susu), dan asam oksalat (peterseli).

3. Mengonsumsi Suplemen Zat Besi

Cara mengembalikan nilai Hb normal pada ibu hamil juga bisa dilakukan dengan mengonsumsi suplemen zat besi. Inilah alasan mengapa ibu hamil selalu mendapatkan suplemen zat besi selama kehamilan.

 

  1. Unimus: Tinjauan Pustaka (Kadar Hemoglobin). http://digilib.unimus.ac.id/files/disk1/7/jtptunimus-gdl-s1-2008-aniksuyant-330-3-babii.pdf. (diakses pada 22 Maret 2019).
  2. Ulfah Wijaya K. 2009. Kadar Hemoglobin Ibu Hamil Trimester II-III dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya di RSUP H. Adam Malik Medan (Tesis). Medan: USU. http://repository.usu.ac.id/bitstream/handle/123456789/6456/09E01958.pdf?sequence=1. (diakses pada 22 Maret 2019).
  3. Hemoglobin (whole blood). http://perinatology.com/Reference/Reference%20Ranges/Hemoglobin.htm. (Diakses pada 7 April 2020).
  4. Nair, Anisha. 2019. High & Low Haemoglobin Levels During Pregnancy. https://parenting.firstcry.com/articles/high-low-haemoglobin-levels-in-pregnancy/. (Diakses pada 7 April 2020).


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi