Terbit: 22 Desember 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Salah satu penyakit yang paling ditakuti oleh semua orang adalah diabetes. Bagaimana tidak, jika kita sampai didiagnosis terkena penyakit ini, maka risiko untuk terkena berbagai komplikasi yang berbahaya pun meningkat. Selain itu, jika penderita diabetes tidak mengubah gaya hidupnya, maka risiko untuk terkena amputasi akibat luka yang tak kunjung sembuh juga akan ikut naik.

Seberapa Lamakah Harapan Hidup Pengidap Diabetes?

Harapan hidup penderita diabetes

Berdasarkan sebuah penelitian yang dipublikasikan hasilnya dalam Diabetes UK pada 2010 silam, dihasilkan fakta bahwa mengidap diabetes tipe 2 sudah mampu menurunkan harapan hidup hingga 10 tahun. Bahkan, jika seseorang menderita diabetes tipe 1, harapan hidup ini bisa berkurang drastis hingga dua kali lipat.

Sementara itu, penelitian lain yang dilakukan para ahli dari University of Pittsburgh pada 2012 lalu menghasilkan fakta bahwa penderita diabetes tipe 1 yang lahir setelah tahun 1965 mampu hidup hingga usia 39 tahun. Hanya saja, penderita diabetes tipe 1 ini juga memiliki risiko besar terkena diabetes tipe 2 di kemudian hari. Meskipun perkembangan diabetes tipe 2 cenderung lebih lambat, risiko terkena kematian dini justru lebih tinggi. Hanya saja, asalkan penderita penyakit ini mau mengubah gaya hidup menjadi jauh lebih sehat dan mengonsumsi obat-obatan atau menggunakan insulin, maka harapan hidupnya akan meningkat sedikit lebih lama.

Tips agar penderita diabetes bisa hidup sehat dan lebih lama

Tak hanya umur panjang, penderita diabetes juga harus pandai-pandai menjaga kondisinya agar tidak sampai mengalami penurunan kualitas hidup. Caranya tentu saja adalah dengan menerapkan gaya hidup sehat setiap hari.

Berikut adalah beberapa cara yang bisa dilakukan demi membuat harapan hidup penderita diabetes meningkat.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Kids Baby - Advertisement

  1. Menghindari makanan tertentu

Penderita diabetes biasanya identik dengan pola makan yang tidak enak. Padahal, mereka sebenarnya masih bisa makan enak meskipun memang harus dilakukan dengan tidak sembarangan. Sebagai contoh, mereka tak boleh mengonsumsi makanan dengan kandungan gula atau karbohidrat sederhana seperti kue, madu, susu kental manis, dan gula karena dikhawatirkan bisa memicu lonjakan gula darah.

Penderita diabetes juga sebaiknya menghindari makanan dengan kandungan lemak jenuh atau lemak trans layaknya gorengan dan makanan cepat saji. Makanan kemasan dan makanan tinggi garam juga sebaiknya dihindari. Sebaliknya, mereka sangat disarankan untuk makan-makanan tinggi serat seperti sayuran.

  1. Mengecek porsi makanan

Selain memilih makanan, penderita diabetes juga harus memperhatikan porsi makanan yang dikonsumsi. Sebagai contoh, asupan karbohidrat dikurangi menjadi separuh saja dari kebutuhan kalori harian, asupan protein dibatasi sekitar 10-15 persen dari total kebutuhan kalori harian, lemak hanya 20 hingga 25 persen, dan memperbanyak asupan serat. Hanya saja, bisa jadi porsi makanan ini berbeda-beda pada setiap penderita diabetes sehingga mereka harus meminta saran ke dokter.

  1. Tidak sembarangan makan camilan

Penderita diabetes sebaiknya menghindari camilan dengan indeks glikemik tinggi seperti makanan manis, kue, atau bahkan keripik. Gantilah dengan kacang kedelai dan beberapa jenis buah yang tinggi serat.

  1. Rajin berolahraga

Pakar kesehatan menyarankan penderita diabetes untuk rajin berolahraga setidaknya 30 menit setiap hari demi membantu menjaga kadar gula darah, menurunkan stres, menurunkan risiko penyakit jantung, dan menjaga berat badan tetap ideal.

  1. Memakai alas kaki yang tepat

Penderita diabetes rentan mengalami luka atau borok pada kaki. Masalahnya adalah luka ini sulit sembuh dan bisa saja berujung pada amputasi. Karena alasan inilah penderita diabetes sebaiknya memakai kaus kaki dan alas kaki yang tepat, nyaman, dan bisa melindungi kaki sehingga tidak akan mudah terluka.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi